JAKARTA – Menjelang bulan suci Ramadan 2025, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan bahwa stok daging ayam ras dan telur ayam ras dalam kondisi aman dan mencukupi.
Hal ini disampaikannya dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, pada Selasa (4/3/2025). Zulhas mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terkait ketersediaan dua komoditas tersebut.
“Semua sudah sepakat dan siap untuk bulan puasa dan Lebaran, stok ayam maupun telur, jadi tidak usah khawatir.”
“Stoknya lebih dari cukup, ayam ras maupun telur,” kata Zulhas seusai rapat koordinasi mengenai ketersediaan pasokan dan harga daging ayam ras selama Ramadan 1446 H.
Sebagai langkah antisipatif untuk memenuhi lonjakan permintaan selama Ramadan dan Idulfitri, pemerintah telah berkoordinasi dengan para produsen.
Hal ini dilakukan untuk memastikan peningkatan pasokan.
Zulhas menyatakan bahwa para pengusaha ayam ras dan peternak telah berkomitmen untuk menambah jumlah pasokan ke pedagang di pasar guna menjaga stabilitas stok dan harga.
“Tadi kami sepakat sama-sama menjaga supply-nya. Selama bulan suci Ramadan dan Lebaran ini supply-nya harus dilebihkan, dinaikkan.”
“Kalau rata-rata sehari, misalnya berapa gitu X, maka selama bulan puasa ditambah X plus, lebih, supply-nya dilebihkan,” ujarnya.
Selain itu, Zulhas meminta para pengusaha untuk meningkatkan produksi ayam ras dan telur ayam ras hingga 120%.
Langkah ini diambil guna memastikan pasokan lebih dari cukup dan menghindari potensi kelangkaan di tengah peningkatan konsumsi selama bulan Ramadan.
“Ditingkatkan produksinya, kalau biasanya 100%, sekarang saya minta 120%.”
“Syukur-syukur bisa lebih, tetapi semua menyadari, karena kalau bulan puasa dan lebaran permintaan meningkat, sehingga mereka otomatis juga produksinya meningkat,” tambahnya.
Terkait harga, Zulhas memastikan bahwa harga daging ayam ras dan telur ayam tetap sesuai dengan Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan oleh pemerintah.
Saat ini, harga daging ayam berkisar antara Rp34.000 hingga Rp36.000 per kilogram, dengan HAP sebesar Rp40.000 per kilogram.
Sementara itu, harga telur ayam ras dibanderol antara Rp27.000 hingga Rp29.000 per kilogram, tergantung pada lokasi geografis.
“Memang kalau yang jauh rata-rata Rp30.000 per kilogram,” ujarnya.
Dengan adanya langkah-langkah strategis ini, pemerintah optimistis bahwa ketersediaan daging ayam dan telur akan tetap stabil selama Ramadan 2025.
Dengan demikian masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap pasokan pangan.***
Tagar: #StokPanganRamadan2025 #HargaAyamDanTelur #KetersediaanPangan #Ramadan2025