JAKARTA – Film Superman (2025) yang dirilis pada 9 Juli resmi menghiasi layar lebar di seluruh Indonesia dan menghadirkan kejutan berupa dua adegan tambahan yang memicu antusiasme penonton akan kelanjutan semesta DC Universe.
Disutradarai James Gunn, film ini mendapat sambutan hangat dari penonton lokal maupun internasional. Respons positif membanjiri media sosial serta berbagai platform ulasan, berkat kekuatan naratif, karakter mendalam, dan efek visual yang memukau.
Usai film berakhir, penonton dianjurkan tetap duduk karena dua adegan bonus telah disiapkan: mid-credit scene dan post-credit scene.
Mid-credit Scene: Momen Rehat Sang Pahlawan
Dalam adegan mid-credit, Clark Kent dan Krypto tampak bersantai di angkasa sambil memandangi Bumi. Meski sedang beristirahat, keduanya masih mengenakan jubah, menandakan kesiapan mereka menghadapi tantangan selanjutnya. Momen singkat ini memberi ruang emosional bagi penonton untuk menyaksikan kedekatan keduanya di tengah kekacauan yang terjadi sepanjang film.
Post-credit Scene: Dinamika Baru Superman dan Mr. Terrific
James Gunn memilih pendekatan berbeda untuk adegan post-credit dengan memperlihatkan perdebatan antara Superman dan Mr. Terrific di depan gedung pencakar langit yang rusak akibat robekan dimensi. Bangunan itu telah diperbaiki, meski sambungannya tampak kasar dan tak sempurna.
“Saat Superman menyinggung bahwa perbaikan tersebut kurang sempurna, Mr. Terrific langsung pergi dengan ekspresi kesal,” kata Gunn dalam wawancara sebelumnya. Momen emosional ini diakhiri dengan permintaan maaf Superman, mempertegas perkembangan hubungan antar karakter dan menekankan bahwa sang superhero pun tak luput dari kekeliruan manusiawi.
Kehadiran Mr. Terrific yang dikenal berani dan cerdas membuka peluang baru bagi semesta DC, termasuk potensi konflik dengan karakter lain seperti Green Lantern, Guy Gardner.
Superman (2025) menjadi tonggak penting dalam pembentukan ulang DC Universe, membawa nuansa segar dan harapan baru setelah sebelumnya mengalami penurunan minat penggemar.