JAKARTA – Kementerian Pertahanan Suriah mengumumkan gencatan senjata sementara selama empat hari dengan Pasukan Demokratik Suriah (SDF). Langkah ini disebut sebagai bagian darin komitmen pemerintah untuk mendukung proses nasional sekaligus menjaga stabilitas keamanan.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Selasa malam (20/1/2026), kementerian menyatakan seluruh aktivitas tembakan Angkatan Darat Arab Suriah akan dihentikan di semua sektor operasi mulai pukul 20.00 waktu setempat atau 17.00 GMT.
Kesepakatan tersebut berlaku selama empat hari sejak pengumuman, sejalan dengan kesepahaman yang telah dicapai antara Suriah dan SDF. Kementerian menegaskan, keputusan ini diambil untuk memastikan keberhasilan upaya nasional yang tengah dijalankan pemerintah.
Institusi pertahanan Suriah juga menekankan komitmennya sebagai pelindung bagi seluruh rakyat tanpa membedakan latar belakang, serta menegaskan tidak akan mengabaikan langkah apa pun yang diperlukan demi menjaga keamanan, stabilitas, dan keutuhan masyarakat.
