JAKARTA – Real Madrid mengawali tahun baru dengan kemenangan telak 5–1 atas Real Betis meski tampil tanpa Kylian Mbappé yang masih dibekap cedera.
Penampilan gemilang Gonzalo García lewat hattrick sempurna menyedot perhatian publik Bernabéu, sementara Vinicius Junior justru kembali menjadi sasaran kritik.
Pemain berusia 25 tahun itu memulai laga dengan intensitas tinggi, namun kembali gagal mencetak gol dan memperpanjang catatan pacekliknya menjadi 15 pertandingan beruntun bersama Real Madrid.
Ketika Vinicius ditarik keluar pada menit ke-77 dan digantikan Arda Güler, sebagian besar suporter meluapkan kekecewaan dengan sorakan boo yang menggema di stadion.
Reaksi negatif tersebut mengulang situasi serupa yang dialami Vinicius saat Real Madrid menang 2–0 atas Sevilla beberapa waktu lalu.
Menanggapi atmosfer panas di Bernabéu, Pelatih Real Madrid Xabi Alonso memberikan pembelaan tegas dalam konferensi pers seusai laga.
Xabi Alonso pasang badan membela Vinicius Junior setelah winger Brasil itu kembali mendapat tekanan dari suporter sendiri, menegaskan perannya masih sangat vital bagi Los Blancos.
“Menurut saya, Vini telah memberi kontribusi besar. Dia memaksa lawan mendapat kartu kuning, dia gigih.”
“Saya sangat menyukainya di babak pertama. Dia sangat penting. Kami akan menghadapi Piala Super dan dia akan berperan besar.”
“Kami memahami situasinya. Vinicius sudah dewasa, kami juga dewasa dan harus merespons dengan cara yang tepat. Kami ingin memberikan yang terbaik.”
“Vinicius adalah, telah menjadi, dan akan terus menjadi pemain fundamental bagi Madrid. Saya yakin Bernabéu akan kembali bertepuk tangan untuknya,” ungkap Xabi seperti dikutip dari Sport Illustrated, Selasa.
Dukungan terhadap Vinicius Junior juga datang dari kapten tim Federico Valverde yang menunjukkan solidaritas secara terbuka usai kemenangan atas Betis.
Gelandang asal Uruguay itu mengunggah foto Vinicius tengah memeluk anaknya, yang tampil bersama sang kakak sebagai maskot tim pada laga tersebut.
“Keluarga Valverde akan selalu mencintai dan mengagumimu, Vini,” tulis Valverde di Instagram.
Kontroversi yang membayangi Vinicius belakangan ini berakar dari insiden El Clásico, saat ia bereaksi emosional dan langsung menuju lorong stadion setelah ditarik keluar melawan Barcelona.
Meski sudah menyampaikan permintaan maaf secara pribadi dan terbuka, sikap tersebut dinilai belum sepenuhnya meredam kekecewaan sebagian Madridista.
Penurunan performa di lapangan serta tersendatnya negosiasi kontrak akibat tuntutan gaji yang dikabarkan tinggi membuat posisi Vinicius berada dalam tekanan yang tak biasa.
Namun sebagaimana ditegaskan Alonso, kebangkitan performa di atas lapangan diyakini akan dengan cepat memulihkan hubungan sang winger dengan publik Bernabéu.***