BOGOR – Seorang pria berinisial TRS (41) tewas seketika setelah tertabrak kereta api di perlintasan liar kawasan Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Minggu siang sekitar pukul 12.00 WIB.
Kapolsek Sukaraja, Kompol Wagiman, membenarkan kejadian tersebut. Korban, warga Cimanggis, Bojonggede, tengah berjalan kaki menyeberangi rel ketika kereta melintas.
“Korban laki-laki inisial TRS, usia 41 tahun, warga Cimanggis, Bojonggede. Korban meninggal dunia di lokasi,” kata Kompol Wagiman saat dihubungi, Minggu.
Menurut Wagiman, warga sekitar sudah berusaha memperingatkan korban dengan berteriak. Masinis kereta juga telah membunyikan klakson panjang, namun korban diduga tidak mendengar peringatan tersebut.
“Saksi sempat berteriak memberi tahu bahwa ada kereta api datang dari arah Jakarta. Masinis juga sudah membunyikan klakson, tetapi korban mungkin tidak mendengar dan langsung terserempet,” jelasnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS PMI Bogor untuk keperluan visum. Pihak kepolisian telah menghubungi keluarga, dan jenazah segera diserahkan untuk proses pemakaman.
“Korban dibawa ke RS PMI Bogor. Pihak keluarga sudah diberi tahu dan siap menerima untuk dimakamkan,” ujar Wagiman.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan bahaya menyeberang rel kereta api di jalur tidak resmi. Masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan perlintasan resmi demi keselamatan.