JAKARTA – Thailand masih mendominasi puncak klasemen sementara perolehan medali SEA Games ke-33 yang digelar di Bangkok, Thailand. Hingga Rabu malam, 10 Desember 2025 pukul 21.13 waktu setempat, tuan rumah mengumpulkan 41 medali dan mencatatkan keunggulan signifikan atas negara-negara peserta lainnya.
Berdasarkan data resmi panitia, Thailand memimpin dengan 19 emas, 13 perak, dan 9 perunggu. Torehan ini membuat Negeri Gajah Putih berada pada posisi yang semakin sulit dikejar, terutama karena banyak cabang olahraga unggulan mereka masih tersisa pada jadwal pertandingan berikutnya.
Juru bicara panitia pelaksana menegaskan bahwa pergerakan medali akan terus diperbarui setiap beberapa jam. “Kami memastikan seluruh hasil pertandingan langsung masuk ke sistem agar publik bisa memantaunya secara real time,” ujarnya.
Indonesia di Urutan Kedua dengan 21 Medali
Sementara itu, Indonesia bertahan di posisi kedua dengan total 21 medali. Kontingen Merah Putih sejauh ini mengoleksi 5 emas, 9 perak, dan 7 perunggu. Walau jumlah emas masih tertinggal jauh dari Thailand, tren positif atlet Indonesia di beberapa cabang dinilai masih membuka peluang perbaikan posisi.
Seorang perwakilan Indonesia Team HQ menyatakan optimisme terhadap peluang tim nasional. “Performa atlet cukup stabil dan masih banyak final yang belum digelar. Kami berharap peningkatan perolehan emas bisa terjadi dalam dua hari ke depan,” katanya.
Persaingan Ketat di Posisi Tiga hingga Enam
Singapura menempati posisi ketiga dengan 14 medali (5 emas, 4 perak, 5 perunggu). Negara-kota tersebut kembali menunjukkan kekuatan tradisionalnya di cabang akuatik dan gimnastik.
Vietnam justru berada di posisi keempat meskipun memiliki total medali lebih banyak dari Indonesia. Vietnam meraih 4 emas, 4 perak, dan 15 perunggu, atau total 23 medali. Banyaknya perunggu yang mereka kumpulkan menempatkan mereka hanya satu tingkat di bawah Singapura.
Myanmar berada di urutan kelima dengan 7 medali, disusul Malaysia dan Filipina yang masing-masing mengoleksi 13 medali. Kedua negara itu memiliki komposisi serupa—2 emas, 2 perak, dan 9 perunggu—menunjukkan persaingan sengit di papan tengah klasemen.
Negara Kecil Tampil Mengejutkan
Laos menempati posisi kedelapan dengan perolehan 7 medali (1 emas, 1 perak, 5 perunggu). Di bawahnya, Brunei Darussalam mengumpulkan dua medali, sementara Timor Leste menyumbang satu perunggu dari cabang pencak silat.
Kamboja menjadi satu-satunya negara yang belum meraih medali hingga Rabu malam.
Total Medali Sementara: 142 Buah
Secara keseluruhan, SEA Games 2025 telah menghasilkan 142 medali, dengan rincian:
- 40 emas
- 40 perak
- 62 perunggu
Pihak Indonesia Team HQ mengonfirmasi bahwa data tersebut akan terus diperbarui hingga semua pertandingan tuntas. “Seluruh catatan medali akan kami kompilasi tiap akhir hari agar publik mendapatkan gambaran akurat perkembangan kontingen Indonesia,” tutur pihak manajemen.
Persaingan Diprediksi Makin Sengit
Dengan masih banyak cabang yang belum menyelesaikan seluruh nomor pertandingan, peta persaingan diprediksi berubah dalam beberapa hari mendatang. Beberapa cabang andalan seperti bulu tangkis, atletik, dan angkat besi baru memasuki fase penentuan.
Kontingen Indonesia kini memusatkan fokus untuk memperkuat posisi di tiga besar klasemen. Perolehan emas menjadi faktor penentu, mengingat perbedaan tipis di urutan bawah bisa berubah sewaktu-waktu.
SEA Games ke-33 ini dijadwalkan berlangsung hingga 15 Desember 2025.