NAYPYIDAW, MYANMAR – Tim Indonesia Search and Rescue (INASAR) telah tiba di Naypyidaw, Myanmar, pada Selasa (1/4) pukul 14.00 waktu setempat.
Kedatangan tim disambut oleh perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Yangon beserta jajaran dan pihak terkait di Bandara Naypyidaw.
Setelah mendarat, Tim INASAR segera bergerak menuju Base of Operation (BoO), yang akan berfungsi sebagai posko taktis selama operasi pencarian dan penyelamatan.
Langkah berikutnya menunggu arahan lebih lanjut dari Tim USAR Singapura yang bertindak sebagai koordinator pencarian di sektor Naypyidaw dan Mandalay.
Diketahui, Myanmar diguncang gempa berkekuatan 7,7 magnitudo dengan pusat gempa berlokasi sekitar 16 kilometer di barat laut Kota Sagaing.
Gempa pertama terjadi pada Jumat (28/3) sekitar pukul 12.50 waktu setempat, menyebabkan kerusakan infrastruktur, termasuk jalan utama yang menghubungkan Yangon, ibu kota Naypyidaw, dan Mandalay.
Tim INASAR kini bersiap memberikan bantuan kemanusiaan dalam upaya pencarian dan evakuasi korban.
