JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus mempercepat penanganan pascabencana di berbagai wilayah terdampak. Hingga Senin (1/12/2025), sebanyak 16.068 personel dari tiga matra telah dikerahkan untuk mengamankan lokasi, mengevakuasi warga, serta memastikan distribusi bantuan logistik berjalan lancar.
Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayor Jenderal TNI (Mar) Freddy Ardianzah menyatakan bahwa proses pengamanan lokasi berjalan baik dan terkendali. “Sejauh ini proses pengamanan terus berjalan dengan baik. TNI fokus membantu evakuasi, bantuan logistik, pemulihan sarana dan prasarana,” ujar Mayjen Freddy.
Ia menambahkan 16.068 prajurti TNI tersebut tersebar di berbagai titik rawan untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus mendukung kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan.
Evakuasi Bertahap, Kelompok Rentan Jadi Prioritas
Proses evakuasi dilakukan secara berlapis dan mengutamakan keselamatan korban. Prajurit TNI bekerja sama dengan pemerintah daerah menggunakan jalur darat, laut, dan udara sesuai kondisi medan masing-masing wilayah.
“Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dan berlapis, mengutamakan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan perempuan,” tegasnya.
Distribusi Logistik Lewat Darat, Laut, dan Udara Dipercepat
Pengiriman bantuan logistik kepada penyintas terus berlangsung intensif. Seluruh akses transportasi, baik darat, laut, maupun udara, dioptimalkan agar kebutuhan pokok segera sampai ke tangan warga terdampak.
TNI AU Mulai Operasi Airdrop Hari Ini
Untuk menjangkau daerah terisolir yang akses jalannya masih terputus, TNI Angkatan Udara memulai operasi pengiriman logistik melalui udara (airdrop) mulai hari ini.
“Rencana mulai hari ini kita laksanakan. TNI telah melaksanakan pengiriman logistik untuk menjangkau daerah yang aksesnya masih terputus,” jelas Mayjen Freddy.
Operasi airdrop menggunakan pesawat angkut berat Hercules, sementara dropping dengan sistem heli box memanfaatkan pesawat CN-295 dan Caracal 212. Pesawat-pesawat tersebut akan menyasar sejumlah titik terdampak yang sulit dilalui kendaraan darat.
Hingga berita ini diturunkan, koordinasi antara TNI, BNPB, Basarnas, dan pemerintah daerah terus diperkuat demi mempercepat pemulihan pascabencana. Masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan.