Jumlah korban meninggal akibat banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara terus bertambah. Berdasarkan data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Minggu (7/12/2025), tercatat 921 orang meninggal dunia.
Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah kementerian/lembaga terkait, yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.
“Per hari ini meninggal dunia 921 orang,” ujar Suharyanto dalam laporan resmi.
Selain itu, sebanyak 392 orang masih dinyatakan hilang dan 975.079 warga terpaksa mengungsi di tiga provinsi terdampak.
Rincian Korban Per Provinsi
-
Aceh: 366 meninggal, 97 hilang, pengungsi 914.202 orang
-
Sumatera Utara: 329 meninggal, 82 hilang
-
Sumatera Barat: 226 meninggal, 213 hilang
Suharyanto menambahkan bahwa dua wilayah di Aceh masih dalam kondisi terisolasi, yaitu Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, sehingga akses evakuasi dan logistik masih terkendala.
Ia menegaskan bahwa data ini bersifat dinamis dan berpotensi berubah seiring berlanjutnya proses pencarian serta pendataan di lapangan.
Melihat besarnya dampak, angka korban jiwa, dan jumlah pengungsi yang mendekati satu juta jiwa, desakan penetapan status bencana nasional semakin menguat dari berbagai pihak.