Live Program Jelajah UHF Digital

Truk Pengangkut Gas Meledak di Nairobi, Tiga Orang Tewas dan 300 Orang Terluka

Kenya – Ledakan besar gas di ibu kota Kenya, Nairobi, telah menimbulkan tragedi dengan menewaskan setidaknya tiga orang dan melukai hampir 300 lainnya. Peristiwa ini terjadi ketika sebuah truk pengangkut gas meledak di distrik Embakasi, sekitar pukul 23:30 waktu setempat, menciptakan “bola api besar” yang melibatkan sejumlah blok apartemen dan merusak banyak bangunan, kendaraan, dan bisnis.

Menurut pernyataan juru bicara pemerintah, Isaac Mwaura Mwaura, bola api dari ledakan merembet luas dan bahkan menyentuh gudang pakaian dan tekstil akibat tabung gas yang terlempar. Situasi semakin rumit karena api melibatkan bangunan tinggal dan bisnis di sekitarnya, serta memunculkan kekhawatiran akan korban yang masih berada di dalam rumah pada malam hari.

Ledakan tersebut menyebabkan kerumunan warga setempat dan lalu lintas sekitar menjadi kacau. Pihak berwenang dan petugas darurat dengan sigap merespons situasi tersebut. Kenya Red Cross melaporkan bahwa 271 orang telah dilarikan ke rumah sakit, dan 27 lainnya mendapatkan perawatan di tempat kejadian.

Korban tewas termasuk seorang anak, dan otoritas menyatakan bahwa jumlah tersebut masih dapat bertambah seiring berjalannya waktu. Banyak dari yang terluka mengalami luka akibat inhalasi, termasuk 25 anak-anak. Evakuasi dan penanganan korban menjadi prioritas, dengan upaya penyelamatan yang dilakukan oleh tim darurat.

Ledakan gas ini juga menyulut kebakaran yang merusak sejumlah properti komersial, termasuk bisnis kecil dan menengah. Akibatnya, wilayah sekitar menjadi kacau, dan para warga diminta untuk menjauhi area terdampak agar operasi penyelamatan dapat dilakukan tanpa gangguan.

Pemerintah setempat menyatakan bahwa penyebab pasti dari ledakan ini masih dalam penyelidikan, dan keadaan dinyatakan sebagai “keadaan darurat” untuk mengoordinasikan upaya penanggulangan bencana. Pihak berwenang juga mengimbau warga untuk tetap tenang dan mematuhi petunjuk evakuasi demi keselamatan bersama.

Kejadian ini menyoroti pentingnya perawatan dan keamanan dalam penanganan material yang berpotensi berbahaya, seperti gas. Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang menyebabkan ledakan ini dan tindakan pencegahan yang dapat diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *