WASHINGTON, D.C. – Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengalami insufisiensi vena kronis atau chronic venous insufficiency (CVI). Kondisi ini diumumkan oleh dokter kepresidenan, Sean Barbabella, pada Kamis (17/7/2025), setelah Trump mengalami pembengkakan pada bagia kaki.
Apa itu Insufisiensi Vena Kronis? Berikut penjelasan yang dilansir dari laman Siloam Hospital.
Insufisiensi vena kronik (IVK) adalah suatu kondisi medis yang terjadi ketika katup pada pembuluh vena kaki tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, darah yang seharusnya mengalir kembali ke jantung tertahan dan menumpuk di pembuluh vena, menyebabkan berbagai gejala yang mengganggu kualitas hidup.
Penyebab Insufisiensi Vena Kronik
IVK dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya:
- Kelainan Bawaan:
- Beberapa orang dilahirkan dengan katup vena yang lemah atau bahkan tanpa katup vena, yang dapat menyebabkan IVK.
- Perubahan pada Pembuluh Vena:
- Pembuluh vena yang melebar atau rusak akibat usia atau tekanan berlebihan juga dapat mengganggu fungsi katup vena.
- Penyakit Lain yang Merusak Pembuluh Vena:
- Trombosis vena dalam (DVT) adalah salah satu kondisi yang dapat menyebabkan IVK. Gumpalan darah yang terbentuk di pembuluh vena dalam dapat merusak katup dan menyebabkan pembuluh vena melebar.
- Faktor Gaya Hidup:
- Kebiasaan duduk atau berdiri terlalu lama, kurang olahraga, merokok, berat badan berlebih, kehamilan, dan tekanan darah tinggi bisa memperburuk atau menyebabkan IVK.
Gejala Insufisiensi Vena Kronik
Gejala IVK dapat bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan kondisi tersebut. Beberapa gejala umum IVK antara lain:
- Pembengkakan (Edema):
- Pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki, terutama setelah berdiri lama. Pembengkakan ini terjadi karena penumpukan darah dan cairan dalam pembuluh vena yang tidak berfungsi dengan baik.
- Varises:
- Pembuluh vena yang melebar dan terkilir, biasa disebut sebagai varises, adalah tanda umum dari IVK.
- Nyeri atau Rasa Berat pada Kaki:
- Rasa nyeri atau berat pada kaki setelah beraktivitas atau berdiri lama.
- Kaki Mudah Lelah:
- Penderita sering merasa kaki cepat lelah, bahkan setelah aktivitas ringan.
- Gatal-Gatal pada Kulit:
- Kulit di sekitar area yang terpengaruh bisa menjadi kering, merah, dan gatal.
- Perubahan Warna Kulit:
- Kulit di area sekitar pembuluh vena yang terpengaruh bisa berubah warna menjadi gelap, merah, atau kecoklatan.
- Luka Terbuka atau Ulkus Kulit:
- Pada kasus yang lebih parah, dapat muncul luka terbuka atau ulkus kulit, terutama di sekitar pergelangan kaki, yang sangat sulit sembuh.
Diagnosis Insufisiensi Vena Kronik
Untuk mendiagnosis IVK, dokter biasanya melakukan beberapa langkah berikut:
- Pemeriksaan Fisik:
- Dokter akan memeriksa tanda-tanda fisik seperti pembengkakan, perubahan warna kulit, dan varises.
- Ultrasonografi Vaskular:
- Tes ini menggunakan gelombang suara untuk memeriksa aliran darah dan kondisi pembuluh vena. Tes ini juga membantu melihat apakah ada pembuluh yang rusak atau tersumbat.
- Magnetic Resonance Venography (MRV):
- Menggunakan gelombang magnetik, MRV membantu dokter melihat lebih jelas kondisi pembuluh vena yang mengalami kerusakan.
Pengobatan Insufisiensi Vena Kronik
Pengobatan IVK bertujuan untuk mengurangi gejala, memperlambat kerusakan, dan memperbaiki sirkulasi darah. Berikut beberapa pendekatan yang biasa digunakan:
- Perubahan Gaya Hidup:
- Olahraga teratur, menjaga berat badan ideal, menghindari merokok, dan mengurangi waktu duduk atau berdiri lama dapat membantu memperbaiki kondisi.
- Terapi Kompresi:
- Penggunaan kaus kaki atau stoking kompresi dapat meningkatkan aliran darah dan mengurangi pembengkakan pada kaki.
- Perawatan Kulit:
- Menjaga kebersihan dan kelembapan kulit di sekitar area yang terkena IVK, serta menghindari luka atau goresan, sangat penting untuk mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan luka.
- Obat-Obatan:
- Dokter bisa meresepkan obat-obatan untuk mengurangi peradangan atau nyeri, serta mengendalikan kondisi terkait seperti peningkatan tekanan vena.
- Prosedur atau Tindakan Pembedahan:
- Pada kasus yang lebih serius, prosedur seperti skleroterapi (injeksi obat untuk menutup pembuluh yang rusak), atau ablasi vena (penghancuran pembuluh vena yang rusak dengan laser atau radiofrekuensi) mungkin diperlukan.
Jadi, insufisiensi vena kronik adalah kondisi serius yang memengaruhi pembuluh vena di kaki dan menyebabkan penumpukan darah yang mengarah pada gejala seperti pembengkakan, nyeri, dan varises. Dengan perawatan yang tepat, gaya hidup sehat, dan pengobatan yang sesuai, gejala IVK dapat dikendalikan, dan komplikasi yang lebih serius dapat dihindari.
Jika Anda merasakan gejala-gejala seperti pembengkakan, nyeri, atau perubahan warna kulit pada kaki, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.