JAKARTA – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali melontarkan klaim kontroversial terkait geopolitik. Melalui unggahan di Truth Social pada Selasa (20/1/2026), ia menilai rencana Inggris menyerahkan Pulau Diego Garcia kepada Mauritius sebagai langkah yang tidak cerdas, bahkan menyebutnya “kebodohan besar.”
Trump menegaskan bahwa keputusan Inggris itu menjadi salah satu alasan mengapa Amerika Serikat harus mengakuisisi Greenland. “Sungguh mengejutkan, sekutu NATO kita yang ‘brilian’, Inggris Raya, saat ini berencana untuk menyerahkan Pulau Diego Garcia, lokasi Pangkalan Militer AS yang vital, kepada Mauritius, dan melakukannya TANPA ALASAN APA PUN… Penyerahan lahan yang sangat penting oleh Inggris adalah tindakan KEBODOHAN BESAR, dan merupakan salah satu dari sekian banyak alasan Keamanan Nasional mengapa Greenland harus diakuisisi,” tulis Trump.
Ia juga menyinggung Rusia dan China yang disebutnya memperhatikan “tindakan kelemahan total” Inggris, serta menyerukan kepada Denmark dan sekutu Eropa untuk “melakukan hal yang benar.”
Kesepakatan Inggris-Mauritius mengenai Kepulauan Chagos, termasuk Diego Garcia, diumumkan pada Oktober 2024 dan ditandatangani Mei 2025. Meski kedaulatan dialihkan, London tetap mempertahankan kendali atas pulau tersebut selama 99 tahun. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer sebelumnya menyatakan pangkalan militer gabungan Inggris-AS di kawasan itu menghadapi ketidakpastian hukum terkait status kedaulatan.
Sementara itu, Trump berulang kali menyuarakan keinginan agar Greenland menjadi bagian dari AS. Namun, otoritas Denmark dan Greenland menegaskan bahwa integritas teritorial mereka harus dihormati dan memperingatkan Washington agar tidak mencoba merebut pulau tersebut.
