JAKARTA – Kegagalan Manchester City di Liga Champions UEFA 2026 menjadi sorotan besar, namun Pep Guardiola justru memilih fokus membangkitkan semangat timnya.
Pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa kekalahan bukan akhir dari segalanya, karena The Citizens masih memiliki target penting lain di musim ini.
City harus mengakhiri langkah mereka di babak 16 besar setelah takluk dari Real Madrid dengan agregat telak 1-5 yang memastikan dominasi wakil Spanyol tersebut.
Guardiola Apresiasi Perjuangan Tim Meski Terpukul
Dalam pernyataannya, Guardiola tetap memberikan apresiasi atas kerja keras para pemainnya yang berjuang dalam kondisi sulit sepanjang pertandingan.
“Mereka selalu menunjukkan semangat luar biasa sepanjang pertandingan. Mengejar ketertinggalan 0-4 dengan sepuluh pemain terasa hampir mustahil dilakukan,” ujar Pep
Situasi sulit yang dihadapi City semakin berat setelah kehilangan satu pemain akibat kartu merah, namun Guardiola menilai timnya tetap menunjukkan karakter kuat.
Ia juga menolak menyalahkan Bernardo Silva atas insiden kartu merah yang dinilai menjadi titik balik pertandingan.
Real Madrid Dinilai Terlalu Tangguh
Guardiola secara terbuka mengakui kualitas Real Madrid yang tampil efektif dan klinis dalam memanfaatkan setiap peluang.
” Madrid tim luar biasa, menghukum setiap kesalahan lawan. Masa depan City cerah dan akan kembali musim depan dengan perjuangan yang berbeda,” ucapnya
Menurutnya, pengalaman menghadapi tim sekelas Madrid menjadi pelajaran penting bagi skuadnya untuk berkembang ke depan.
Debut Pemain Muda Jadi Harapan Baru
Meski tersingkir, laga tersebut menghadirkan momen penting dengan tampilnya beberapa pemain baru seperti Khusanov, Cherki, dan Semenyo yang menjalani debut di Liga Champions.
Pengalaman ini dinilai menjadi bekal berharga bagi regenerasi skuad City di level tertinggi kompetisi Eropa.
Guardiola memastikan timnya tidak akan larut dalam kekecewaan dan siap kembali bersaing di berbagai kompetisi.
“Kami akan menantang tim terbaik di Inggris dan Eropa. City bertekad bangkit dan kembali berjuang lebih kuat musim depan,” ujarnya
Optimisme tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Manchester City masih akan menjadi kekuatan besar di sepak bola Eropa pada musim mendatang.***