Universitas Esa Unggul (UEU) menggelar rangkaian Dies Natalis ke-33 dan Wisuda Program Diploma, Sarjana Terapan, Sarjana, Profesi dan Pascasarjana Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada 5–6 Oktober 2026 di Ballroom Hotel Pullman Central Park, Jakarta.
Sebanyak 2.785 wisudawan dan wisudawati mengikuti prosesi wisuda yang berlangsung selama dua hari tersebut. Momentum ini sekaligus menjadi refleksi perjalanan Universitas Esa Unggul selama lebih dari tiga dekade dalam membangun pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, adaptif dan berorientasi global.
Rangkaian acara wisuda menghadirkan sejumlah tokoh nasional, pimpinan pendidikan tinggi, yayasan, asosiasi perguruan tinggi, mitra industri, orang tua dan keluarga wisudawan.
Pada hari pertama, Senin, 5 Oktober 2026, kegiatan dihadiri antara lain oleh Kepala LLDIKTI Wilayah III DKI Jakarta Dr. Henri Tambunan, S.E., M.A., Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Prof. Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I., serta Penasihat Yayasan Pendidikan Kemala Bangsa Dr. Hj. Dewi Motik Pramono, M.Sc.
Sementara itu, orasi ilmiah pada hari pertama disampaikan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P. Setelah orasi, Rektor Universitas Esa Unggul menyerahkan plakat kepada Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan dan dilanjutkan dengan foto bersama.
Pada hari kedua, Selasa, 6 Oktober 2026, rangkaian wisuda menghadirkan Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta & PKK) Kementerian Ketenagakerjaan, Prof. Dr. Sugeng Heri Suseno, S.Pi., M.Si. sebagai penyampai orasi ilmiah. DIRJEN Binapenta & PKK juga menerima plakat dari Rektor Universitas Esa Unggul dan mengikuti sesi foto bersama.
Rektor: Wisuda Bukan Akhir Perjalanan
Rektor Universitas Esa Unggul Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, ST., MBA., IPU, ASEAN Eng. menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, tetapi menjadi momentum penting bagi lulusan untuk memasuki fase baru dalam kehidupan profesional dan pengabdian kepada masyarakat.
“Atas nama civitas akademika Universitas Esa Unggul, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan dengan dedikasi dan perjuangan yang luar biasa,” ujar Arief.
Menurutnya, perjalanan pendidikan yang telah ditempuh para lulusan merupakan bekal untuk mengambil peran lebih besar di tengah masyarakat.
“Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari peran baru saudara-saudara sebagai agen perubahan di tengah masyarakat,” tegasnya.
UEU Terus Bertumbuh
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga memaparkan perkembangan Universitas Esa Unggul. Saat ini UEU memiliki 11 fakultas dan 44 program studi, yang terdiri atas program Diploma, Sarjana/Sarjana Terapan, Profesi, Magister, Doktor, serta Program Sarjana Pembelajaran Jarak Jauh Teknik Informatika yang diselenggarakan secara full online.
Pada awal Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, jumlah mahasiswa UEU telah mencapai 20.617 mahasiswa, setelah menerima 5.328 mahasiswa baru dalam satu tahun terakhir. Mahasiswa UEU juga berasal dari 37 provinsi di Indonesia dan delapan negara mancanegara.
Pertumbuhan tersebut berjalan beriringan dengan pengembangan program akademik. UEU tengah mempersiapkan sejumlah program studi baru, termasuk Sarjana Terapan Okupasi Terapi, Sarjana Manajemen Bisnis Internasional, Sarjana Pendidikan Dokter Gigi, Magister Teknik Industri, Magister Ilmu Gizi, Magister Desain, Magister Kenotariatan, Profesi Guru dan Doktor Ilmu Hukum.
Global Innovation Hub Perkuat Pendidikan Berbasis Industri
Pengembangan infrastruktur pendidikan juga menjadi bagian penting transformasi UEU. Pada April 2026, UEU melakukan soft opening Global Innovation Hub (GI Hub) di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
GI Hub dikembangkan dengan konsep Urban Academic Hub, yang mengintegrasikan dunia akademik dengan dunia usaha dan industri, layanan kesehatan serta industri kreatif.
Kampus ini juga diarahkan menjadi Science dan Technopark, sehingga tidak hanya digunakan untuk pembelajaran, tetapi juga penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi dan hilirisasi hasil riset.
Dengan dua gedung setinggi 14 dan 17 lantai serta total luas bangunan sekitar 22.330 meter persegi, GI Hub dilengkapi smart classroom, laboratorium kesehatan dan kedokteran, smart manufacturing, robotika dan mekatronika, laboratorium komputer dan teknologi informasi, ruang kolaborasi serta co-working space.
Perkuat Status Perguruan Tinggi Unggul
Komitmen terhadap mutu akademik ditandai dengan keberhasilan UEU meraih Akreditasi Perguruan Tinggi Unggul dari BAN-PT pada akhir 2024.
Saat ini, sebanyak 22 program studi telah memperoleh predikat Unggul, sementara 10 program studi telah mendapatkan akreditasi internasional AQAS dan ASIC. UEU juga tengah mempersiapkan sejumlah program studi untuk mengikuti akreditasi internasional lainnya.
Prestasi Riset, Mahasiswa dan Keberlanjutan
Di bidang riset, UEU mencatat 2.358 artikel pada jurnal terindeks internasional, 5.112 artikel jurnal nasional, 923 buku ber-ISBN, serta ribuan Hak Kekayaan Intelektual dosen dan mahasiswa. UEU juga mencatat 37 paten sederhana granted dan empat paten terdaftar.
Sementara itu, dalam dua tahun terakhir, civitas akademika UEU telah meraih lebih dari 500 prestasi nasional dan internasional.
Di bidang keberlanjutan, UEU juga mencatat capaian pada UI GreenMetric, yakni sebagai PTS peringkat pertama di Jakarta, peringkat ketiga PTS nasional dan peringkat ke-17 perguruan tinggi nasional.
Rangkaian Wisuda Dikemas dengan Nuansa Akademik dan Budaya
Selain prosesi akademik, rangkaian wisuda juga menampilkan berbagai persembahan seni dan budaya. Pada hari pertama, Paduan Suara Universitas Esa Unggul membawakan medley lagu daerah, sementara hari kedua menghadirkan Tarian Nusantara dari The Art of Swans UKM Tari Universitas Esa Unggul.
Rangkaian acara juga mencakup pengumuman dan prosesi Wisudawan Terbaik UEU, prosesi wisuda Program Internasional Joint Degree UEU & NXU, pembacaan Janji Wisudawan, pidato wisudawan dan foto bersama wisudawan dengan Rektor serta jajaran Dekanat.
Dua hari pelaksanaan tersebut ditutup dengan prosesi foto bersama wisudawan, Rektor Universitas Esa Unggul dan jajaran Dekanat.
Membangun Masa Depan Bersama Alumni
Rektor menegaskan bahwa perjalanan Universitas Esa Unggul tidak berhenti pada pencapaian institusi. Para alumni juga memiliki peran penting dalam menentukan reputasi almamater melalui karya, integritas dan kontribusinya di masyarakat.
“Peningkatan reputasi Esa Unggul harus juga didukung oleh upaya saudara-saudari sekalian sebagai alumninya. Bentuk dukungan yang paling berharga adalah berkarya sebaik-baiknya secara jujur dan beretika di bidang pekerjaan masing-masing,” tutur Arief.
Memasuki usia 33 tahun, Universitas Esa Unggul menegaskan komitmennya untuk terus mencetak sumber daya manusia unggul dan berkarakter, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kesejahteraan masyarakat, serta membangun perguruan tinggi yang sehat, mandiri dan bereputasi global.
Dengan wisuda 2.785 lulusan ini, UEU tidak hanya melepas para lulusan menuju dunia profesional, tetapi juga menegaskan babak baru perjalanan institusi menuju perguruan tinggi berkelas dunia.