Perusahaan listrik negara unit induk wilayah Bangka Belitung menandatangani kerja sama pengolahan sampah menjadi bahan bakar jumputan padat pengganti Batu Bara pada 12 Juli 2022. Kerja sama dilakukan pemerintah Kota Pangkal Pinang, lantaran banyaknya sampah yang dihasilkan setiap harinya.