PACITAN, JAWA TIMUR – Sebanyak 100 unit becak listrik merah menyala tampak berbaris rapi di halaman Pendopo Kabupaten Pacitan pada Sabtu (7/2/2026), menandai dimulainya pemanfaatan transportasi ramah tenaga bagi penarik becak lansia di wilayah tersebut.
Seluruh becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto itu masih dalam kondisi baru dengan jok pengemudi tersegel plastik dan rangka besi mengilap, mencerminkan kesiapan armada sebelum digunakan untuk aktivitas harian.
Program becak listrik ini menyasar penarik becak lanjut usia sebagai solusi atas keterbatasan fisik sekaligus upaya meningkatkan kenyamanan dan produktivitas mereka saat mencari nafkah.
Hamzah (63), salah satu penerima manfaat, mengungkapkan bahwa mengayuh becak ontel di usia senja kerap menguras tenaga, terutama ketika harus melintasi tanjakan dan jembatan.
“Saya kalau ngontel jadi lebih berat,” tuturnya.
“Jadi saya berterima kasih kepada Bapak Prabowo yang telah membantu kita, masyarakat kecil. Saya kasih jempol untuk Pak Prabowo.”
Pengalaman serupa dirasakan Lamidi (61) yang telah menarik becak sejak 1998 dan kini merasa beban kerjanya jauh berkurang dengan kehadiran becak listrik.
“Saya senang dapat becak dari Pak Prabowo. Karena kalau pakai becak ontel, susah untuk menanjak,” jelasnya.
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyatakan apresiasi atas bantuan tersebut dan menilai program becak listrik sebagai wujud kepedulian nyata Presiden Prabowo terhadap kelompok masyarakat rentan.
“Sekali lagi, bantuan ini langsung menyentuh masyarakat,” jelasnya.***
