JAKARTA – Legenda MotoGP asal Italia, Valentino Rossi, ternyata pernah mendapatkan tawaran untuk bergabung dengan tim Suzuki. Namun, kesempatan langka tersebut urung terwujud lantaran Rossi menolak tawaran tersebut.
Rossi dikenal sebagai salah satu pembalap paling sukses dan ikonik dalam sejarah MotoGP, dengan sederet gelar juara dunia bersama beberapa pabrikan besar seperti Honda, Yamaha, dan Ducati.
Namun di balik kisah panjang kariernya, terungkap bahwa Suzuki sempat menjajaki peluang untuk merekrut Rossi saat mereka bersiap kembali ke ajang MotoGP.
Informasi ini diungkap oleh Davide Brivio, mantan manajer tim Yamaha yang juga kemudian menjadi tokoh penting dalam kembalinya Suzuki ke MotoGP.
Tawaran Suzuki Gagal karena Faktor Waktu
Menurut Brivio, Suzuki menghubunginya pada awal tahun 2012 ketika mereka tengah mempersiapkan proyek comeback ke MotoGP pada 2014. Saat itu, Rossi masih terikat kontrak dengan Ducati hingga akhir musim 2012.
“Di awal tahun 2012, (bos Suzuki MotoGP) Shinichi Sahara menghubungi saya,” ujar Brivio, seperti dikutip dari wawancara terbaru.
“Ia berkata, ‘Kami sangat ingin kembali, dan kami akan melakukannya pada 2014, jadi saya ingin tahu apakah Valentino tertarik untuk bergabung dengan proyek ini’.”
Namun, respons Rossi saat itu cukup jelas: ia membutuhkan motor untuk musim 2013, bukan untuk menunggu hingga 2014.
“Dia mengatakan kepada saya bahwa dia membutuhkan motor untuk 2013, bukan untuk 2014. Jadi dia tak sabar menunggu Suzuki,” lanjut Brivio.
Brivio kemudian menyampaikan keputusan Rossi kepada Suzuki, yang pada akhirnya membuat negosiasi tersebut tidak berlanjut. Rossi pun memilih kembali bergabung dengan Yamaha untuk musim 2013, melanjutkan salah satu periode tersukses dalam kariernya.
Brivio Pilih Gabung Suzuki, Bangun Tim dari Italia
Menariknya, meski Rossi menolak, Brivio justru menerima tawaran untuk bergabung dengan Suzuki. Setelah beberapa waktu tanpa kabar, Shinichi Sahara kembali menghubungi Brivio dan menawarkan posisi penting dalam proyek tersebut.
“Namun setelah beberapa waktu, Sahara menghubungi saya lagi,” jelas Brivio. “Dan kali ini dia berkata kepada saya, ‘Jika kami menjadikan Italia sebagai basis Tim Suzuki yang baru, apakah Anda tertarik untuk mengelolanya?'”
Brivio menerima tawaran tersebut dan mulai membangun tim Suzuki dengan markas di Italia. Ia kemudian memainkan peran penting dalam kesuksesan Suzuki, termasuk membawa Joan Mir meraih gelar juara dunia pada 2020.
Brivio bertahan di Suzuki hingga 2021 sebelum akhirnya pindah ke ajang Formula 1 bersama tim Alpine.