JAKARTA – Max Verstappen mengakui Red Bull Racing masih memiliki “banyak pekerjaan yang harus dilakukan” untuk menantang tim papan atas pada Grand Prix Australia Formula 1. Juara dunia empat kali itu menilai posisi rendah Red Bull dalam sesi latihan Jumat (6/3/2026) bukanlah hal mengejutkan.
Verstappen hanya menempati urutan keenam tercepat di Sesi Latihan Bebas 2, tertinggal 0,637 detik dari Oscar Piastri (McLaren) dan 0,423 detik dari Kimi Antonelli (Mercedes). Ia juga terpaut 0,316 detik dari Lewis Hamilton (Ferrari). Catatan ini sejalan dengan hasil pramusim di Bahrain, di mana Red Bull hanya menempati posisi keempat tercepat.
“Kami menjalani pramusim yang cukup baik. Menurut saya, ini merupakan proses pembelajaran yang besar… Namun dalam hal performa, saya rasa kita masih perlu banyak bekerja keras untuk bisa berada di posisi terdepan,” ujar Verstappen, dilansir dari Motorsport.
Performa Verstappen sempat terganggu masalah kotak kontrol elektronik yang membuatnya absen 25 menit pertama FP2. Ia juga sempat keluar lintasan di tikungan ke-10 dan melintasi kerikil dengan mobilnya. Meski demikian, Verstappen tetap tenang. “Jika saya harus membalap dengan troli belanja, saya akan mengendarainya hingga batas kemampuan troli belanja tersebut,” katanya.
Rekan setim barunya, Isack Hadjar, tertinggal hampir enam persepuluh detik dari RB22 terdepan. “Keandalannya bagus, tetapi konsistensi tiap putaran di FP2 cukup sulit. Tidak mungkin berjalan mulus di hari pertama, jadi itu normal,” ujar pembalap muda asal Prancis tersebut.
Hadjar mengakui kurangnya pengalaman masih menjadi tantangan. “Masih banyak hal yang belum diketahui. Saya berharap punya lebih banyak putaran untuk memahami apa yang terjadi dengan unit daya,” tambahnya.