JAKARTA – Max Verstappen mengalami kecelakaan di tikungan pertama saat sesi kualifikasi Grand Prix Australia, Jumat (6/3/2026). Pembalap Red Bull Racing itu gagal mencatatkan waktu dan harus menjalani pemeriksaan medis, termasuk rontgen tangan, sebelum dinyatakan sehat.
“Semuanya baik-baik saja, saya harus menjalani rontgen untuk melihat apakah tangan saya baik-baik saja. Dan tidak ada yang patah,” kata Verstappen. Mengenai insiden tersebut, ia menambahkan, “Saya menginjak rem dan seluruh poros belakang terkunci sepenuhnya. Itu sangat aneh, saya belum pernah mengalami hal seperti itu sebelumnya.”
Verstappen juga menyoroti dominasi Mercedes yang unggul lebih dari tujuh persepuluh detik. “Saya sudah memprediksi itu di Bahrain; saya mengatakan kita akan melihat seberapa cepat mereka di Melbourne. Bagi saya, itu bukan hal yang mengejutkan,” ujarnya, dilansir dari Speedweek, Sabtu (7/3/2026).
Ia mengonfirmasi adanya pertemuan para pembalap terkait regulasi baru Formula 1. “Saya mengatakan apa yang saya pikirkan tentang itu. Saya jelas tidak menikmati mobil-mobil ini,” tegasnya.
Dengan kejujuran khasnya, pemenang 71 kali Grand Prix itu menambahkan: “Selisihnya delapan persepuluh detik, dan itu selisih yang sangat besar. Kita perlu meningkatkan mobil dan mesin agar mampu melawan Mercedes. Karena pada akhirnya, kita di sini bukan untuk finis di urutan ketiga, keempat, kelima, atau keenam. Kita di sini untuk menang. Itulah mengapa saya berharap kita dapat memperkecil selisih tersebut selangkah demi selangkah.”