JAKARTA – Arab Saudi kembali membuat gebrakan di bursa transfer global, kali ini membidik megabintang Real Madrid, Vinicius Jr.
Laporan dari jurnalis Ben Jacobs menyebutkan bahwa salah satu klub Liga Pro Saudi tengah menyiapkan proposal fantastis senilai €350 juta atau sekitar Rp6,2 triliun untuk memboyong pemain Brasil itu.
Mengutik Kick Football, Jumat, tak hanya soal biaya transfer, tawaran tersebut juga mencakup paket gaji luar biasa yang mencapai €1 miliar atau sekitar Rp19 triliun selama lima tahun.
Jika kesepakatan ini terjadi, Vinicius Jr berpotensi mengantongi bayaran €200 juta per musim—angka yang melampaui kontrak Cristiano Ronaldo di Al-Nassr dan Neymar di Al-Hilal.
Tawaran ini disebut-sebut sebagai yang paling ambisius sepanjang sejarah sepak bola, mencerminkan niat Arab Saudi untuk semakin memperkuat pamornya sebagai magnet bintang dunia.
Namun, situasi ini tak serta-merta mudah bagi sang pemain.
Vinicius Jr dikenal sangat mencintai Real Madrid, klub yang telah mengorbitkannya menjadi ikon masa depan.
Tapi dinamika tim berubah sejak kehadiran Kylian Mbappé, yang membuat peran Vini sedikit tereduksi.
Hal ini membuka kemungkinan, betapapun kecil, bagi klub Timur Tengah untuk mencuri kesempatan.
Vinicius Jr: Antara Setia dan Godaan Superkontrak
Vinicius Jr selama ini tak pernah menutup sepenuhnya kemungkinan bermain di Arab Saudi.
Meski ia tetap menunjukkan loyalitas kepada Madrid, para pengamat internal menyadari bahwa tawaran sebesar ini terlalu besar untuk langsung ditolak.
Apalagi dengan peningkatan kekuatan ekonomi Liga Pro Saudi, yang kini menjadi pemain utama dalam ekosistem sepak bola global.
Arab Saudi juga sangat cermat memilih momentum.
Tawaran datang di saat tensi tinggi di kubu Madrid usai kedatangan Mbappé, yang secara tak langsung mempengaruhi keseimbangan lini depan.
Vini, yang biasanya jadi andalan utama, kini mesti berbagi sorotan.
Jika Real Madrid menolak €350 juta, itu akan menjadi keputusan finansial yang bisa mengguncang neraca sejarah transfer.
Untuk saat ini, Vinicius Jr masih menjadi bagian vital dari proyek jangka panjang Los Blancos.
Namun, dalam realitas sepak bola modern yang didominasi kapital, tawaran bernilai miliaran euro seperti ini membuat segala kemungkinan tetap terbuka.
Tidak ada garansi, tidak ada pintu yang sepenuhnya terkunci.***