Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memutuskan untuk tidak menggelar open house atau gelar griya di kediamannya saat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M.
Keputusan ini diumumkannya sebagai bentuk dukungan penuh terhadap arahan pemerintah pusat yang menekankan kesederhanaan dan empati sosial di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
Dasco menegaskan, langkah ini langsung merespons Surat Edaran (SE) Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang mengimbau seluruh pejabat negara agar tidak menyelenggarakan open house secara berlebihan atau mewah-mewahan. SE tersebut diterbitkan sebagai tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 13 Maret 2026 lalu.
“Kita harus memberi contoh: open house atau acara serupa jangan terlalu mewah-mewahan,” ujar Presiden Prabowo saat itu, sembari mengingatkan masih banyak saudara kita yang terdampak bencana dan kesulitan ekonomi.
Meski demikian, Presiden menekankan agar perayaan tidak dihentikan total. “Jangan sampai roda ekonomi berhenti berputar,” imbuhnya. Intinya: rayakan dengan sederhana, tapi tetap hangat dan bermanfaat bagi banyak pihak.
Keputusan Dasco ini menjadi teladan dari pimpinan legislatif dalam menjalankan semangat kesederhanaan yang digaungkan pemerintah. Banyak pejabat lain juga dikabarkan mengikuti langkah serupa, menunjukkan solidaritas tinggi menjelang Lebaran tahun ini.