Langit Kota Wamena kembali pekat oleh asap hitam. Sabtu (4/4/2026) siang, kebakaran hebat melanda kawasan padat ruko di Jalan Irian dan Jalan Trikora, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya. Sebanyak 15 unit ruko yang menjadi tumpuan ekonomi warga hangus tak bersisa.
Kobaran api pertama kali terlihat dari sebuah toko pakaian di Jalan Irian. Material kain yang mudah terbakar ditambah hembusan angin kencang membuat api merajalela dengan cepat, merembet ke bangunan-bangunan di sekitarnya sebelum warga sempat melakukan pemadaman mandiri.
Baku Hantam Melawan Api selama 2,5 Jam
Lima unit mobil pemadam kebakaran bersama armada penyuplai air diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan api. Perjuangan tim gabungan dari Polri, Brimob, pemadam kebakaran, hingga masyarakat setempat akhirnya membuahkan hasil setelah berjibaku selama kurang lebih dua setengah jam.
Kapolres Jayawijaya, AKBP Anak Agung Made Satruya Bimantara, mengonfirmasi bahwa amukan api berhasil dikendalikan pada Sabtu malam.
“Akibat kejadian ini, 15 ruko hangus terbakar, terdiri dari 9 unit di Jalan Irian dan 6 unit di Jalan Trikora. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp7 miliar,” ungkap AKBP Anak Agung.
Rentetan Musibah dalam Sepekan
Kebakaran ini menjadi pukulan telak bagi warga Wamena. Pasalnya, ini adalah insiden besar kedua hanya dalam kurun waktu satu minggu. Sebelumnya, pada Selasa (31/3), kebakaran di Jalan Sulawesi telah menghanguskan 4 ruko dan merenggut 11 nyawa warga yang terjebak.
Beruntung, pada insiden kali ini, seluruh penghuni ruko berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada laporan korban luka maupun meninggal dunia.
Hingga saat ini, Tim Sat Reskrim Polres Jayawijaya masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti munculnya api. Kapolres pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu liar yang tidak bertanggung jawab.
“Kami minta warga tidak mudah terpengaruh informasi yang belum pasti kebenarannya. Mari kita jaga situasi kamtibmas di Kota Wamena tetap kondusif,” pesannya.