KAIRO β Ribuan warga Mesir berkumpul pada Jumat (31/1) di dekat perlintasan Rafah, satu-satunya jalur yang menghubungkan Mesir dengan Jalur Gaza, untuk menyuarakan penolakan terhadap rencana relokasi warga Palestina.
Dilansir dari Nile TV, stasiun televisi milik pemerintah Mesir, para demonstran terlihat melambaikan bendera Mesir dan Palestina, serta membawa poster bertuliskan βTidak untuk Relokasiβ.
Aksi protes tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh politik dari parlemen Mesir dan warga biasa yang meneriakkan yel-yel menentang usulan pemindahan warga Palestina dari Gaza ke Mesir dan Yordania. Mereka menegaskan bahwa relokasi tersebut tidak dapat diterima.
Sebelumnya, pada Kamis (30/1), Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa Mesir dan Yordania akan menerima proposal kontroversialnya untuk relokasi warga Palestina. Trump mengatakan, βMereka akan melakukannyaβ¦ Kami melakukan banyak hal untuk mereka, dan mereka akan melakukannya,β saat ditanya wartawan terkait apakah akan ada tekanan untuk membuat Kairo dan Amman setuju.
Namun, pada Rabu (29/1), Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi menyatakan bahwa relokasi tersebut adalah langkah yang βtidak adil,β dan Mesir menegaskan tidak akan berpartisipasi dalam rencana tersebut.