JAKARTA – Kebakaran hebat melanda sebuah warung makan di kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu pagi (20/7/2025), menewaskan dua orang. Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 09.10 WIB di RW 13, Kelurahan Muara Baru, dan langsung memicu respons cepat dari petugas pemadam kebakaran.
Menurut laporan resmi, kobaran api dengan cepat melahap bangunan warung makan tersebut. “Info ada dua korban meninggal dunia dalam kebakaran Muara Baru,” kata Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Agus Susanto, seperti dikutip dari Antara.
Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa pihaknya segera mengerahkan tim untuk menangani kebakaran tersebut. “Objek yang terbakar merupakan rumah makan dan saat ini masih dalam penanganan,” ujar Gatot.
Petugas damkar berhasil melokalisir api pada pukul 09.36 WIB dengan mengerahkan 13 unit mobil pemadam kebakaran dan 65 personel. Proses pendinginan masih dilakukan untuk mencegah api kembali menyala. Namun, hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui, meskipun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, sebagaimana sering terjadi pada kasus serupa di Jakarta.
Tragedi ini menambah daftar panjang insiden kebakaran di Jakarta yang kerap merenggut korban jiwa. Sehari sebelumnya, kebakaran di Tebet, Jakarta Selatan, juga menewaskan empat orang akibat dugaan arus pendek listrik. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini tengah menggalakkan program kepemilikan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap RT untuk mencegah kejadian serupa.
Kebakaran di Muara Baru ini menjadi pengingat penting akan bahaya kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk dan usaha. Warga diminta untuk selalu memeriksa instalasi listrik dan memastikan alat elektronik dimatikan saat tidak digunakan.