JAKARTA – WhatsApp resmi mengumumkan fitur baru berupa akun khusus bagi anak-anak praremaja berusia 10 tahun hingga 12 tahun. Fitur ini hadir melalui sistem parent-managed account atau akun yang dikelola orang tua.
Fitur tersebut dirancang untuk membatasi penggunaan aplikasi hanya pada fungsi pesan dan panggilan, sekaligus memberi kendali penuh kepada orang tua atas aktivitas anak di platform.
“Akun-akun ini dilengkapi dengan pengaturan default yang ketat, kontrol orang tua, dan opsi bagi orang tua untuk membimbing pengalaman pesan pertama anak-anak pra-remaja (di bawah 13 tahun),” tulis WhatsApp dalam blog resminya, Rabu (11/3/2026).
Orang tua dapat menentukan siapa saja yang boleh menghubungi anak, grup mana yang bisa diikuti, serta meninjau permintaan pesan dari kontak tidak dikenal. Semua pengaturan privasi dikendalikan melalui PIN khusus yang hanya diketahui orang tua. Meski demikian, WhatsApp menegaskan percakapan tetap bersifat privat karena dilindungi enkripsi end-to-end.
Langkah ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap dampak media sosial bagi anak-anak. Sejumlah negara telah memperketat aturan, termasuk Indonesia yang menjadi salah satu negara Asia pertama menerapkan pembatasan. Tahun lalu, Australia bahkan melarang penggunaan media sosial bagi remaja karena alasan kesehatan mental.
Fitur akun anak ini akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan dan dapat diakses melalui perangkat iPhone maupun Android dengan versi terbaru WhatsApp.
Kelebihan Fitur Akun Anak WhatsApp:
- Kontrol penuh orang tua atas kontak dan grup.
- Pembatasan fungsi hanya untuk pesan dan panggilan.
- Privasi tetap terjaga dengan enkripsi end-to-end.
- Pengaturan privasi dilindungi PIN orang tua.
- Dirancang sebagai sarana komunikasi keluarga yang lebih aman.