JAKARTA – Yamaha resmi memperkenalkan M1 2026 di Jakarta dengan sejumlah perubahan signifikan. Mesin V4 bukan satu-satunya pembaruan, pabrikan Iwata juga meninggalkan konsep aerodinamika sayap burung camar yang sempat diadopsi dari Aprilia.
Dikutip dari Motorsport, Jumat (30/1/2026), versi terbaru kini mengusung desain depan yang lebih tradisional, mirip dengan solusi Ducati dan KTM. Sayap depan terdiri dari dua elemen yang terhubung langsung ke cupolino, berbeda dengan model sebelumnya yang menjorok keluar dari fairing. Bentuk fairing sendiri masih serupa dengan yang terlihat pada tes Valencia November lalu, termasuk adanya “langkah” di sisi samping dan diffuser kecil di bagian bawah.
Di sektor belakang, Yamaha mempertahankan solusi hibrida antara Ducati dan Aprilia. Ekor motor menampilkan dua sirip vertikal mirip Desmosedici GP, ditambah sayap dengan aliran udara jelas dan lekukan di antara dua profil. Namun, terdapat perbedaan mencolok antara motor yang dipamerkan di Jakarta dan foto resmi pabrikan: motor di panggung memiliki tiga sirip di setiap sisi ekor.
Kepastian desain final akan segera terjawab saat M1 turun lintasan pada Sepang Shakedown 29–31 Januari 2026. Yamaha, sebagai satu-satunya tim di Fascia D sistem konsesi, berhak melakukan tes bebas dengan pembalap utama, meski tetap dibatasi jumlah ban. Publik menanti apakah proyek baru ini akan menghadirkan kejutan lain di Malaysia.