Sedikitnya lebih dari 100 kendaraan terlibat kecelakaan beruntun dan sejumlah lainnya tergelincir keluar jalur di jalan bebas hambatan negara bagian Michigan, Amerika Serikat, akibat badai salju hebat yang membuat kondisi berkendara menjadi sangat berbahaya.
Insiden besar ini terjadi pada Senin dan memaksa Michigan State Police menutup Interstate 196 di kedua arah, tepatnya di wilayah barat daya Grand Rapids. Penutupan dilakukan untuk mengevakuasi seluruh kendaraan yang terlibat, termasuk lebih dari 30 truk trailer.
Pihak kepolisian menyatakan terdapat banyak korban luka akibat kecelakaan tersebut, namun sejauh ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Foto dan video yang beredar di media sosial serta media lokal memperlihatkan pemandangan dramatis: truk-truk besar dan kendaraan pribadi bertumpuk di ruas jalan tol yang tertutup salju tebal.
Dampak Badai Musim Dingin yang Meluas
Kecelakaan ini menjadi salah satu dampak terbaru dari badai musim dingin ekstrem yang tengah bergerak melintasi wilayah Amerika Serikat. National Weather Service mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem, baik berupa suhu sangat dingin maupun potensi badai salju, di sejumlah negara bagian.
Peringatan tersebut mencakup wilayah Minnesota bagian utara, lalu meluas ke selatan dan timur hingga Wisconsin, Indiana, Ohio, Pennsylvania, dan New York.
Seorang pengendara, Pedro Mata Jr, mengungkapkan kepada Associated Press bahwa jarak pandang saat kejadian sangat terbatas. Ia mengemudi dengan kecepatan sekitar 32–40 km/jam ketika salju tertiup kencang menutupi pandangan jalan.
“Saya hampir tidak bisa melihat mobil di depan saya,” ujar Mata. Meski berhasil menghentikan kendaraannya dengan aman, ia memilih menepi ke median jalan untuk menghindari kemungkinan ditabrak dari belakang.
“Cukup menakutkan hanya dengan mendengar suara benturan dan dentuman di belakang. Saya bisa melihat apa yang ada di depan, tapi sama sekali tidak tahu apa yang terjadi di belakang saya,” katanya.
Suhu Ekstrem dan Peringatan Tambahan
Otoritas setempat kembali mengimbau para pengendara untuk mengurangi kecepatan dan menghindari perjalanan yang tidak mendesak, mengingat badai masih terus mengguyur wilayah tersebut. Suhu diperkirakan turun hingga -22 derajat Celsius, termasuk efek angin dingin (wind chill).
Prakiraan cuaca juga menyebutkan potensi suhu beku pada Selasa dini hari di sebagian wilayah Florida utara-tengah dan Georgia tenggara.