TAMIL NADU, INDIA – Sebanyak 36 orang tewas dan lebih dari 50 lainnya luka-luka akibat insiden desak-desakan dalam kampanye politik aktor Vijay di Karur, India, Sabtu (27/9/2025).
Insiden mematikan ini terjadi pada Sabtu (27/9/2025) selama acara kampanye Tamilaga Vettri Kazhagam (TVK), partai politik yang didirikan Vijay pada 2024. Ribuan pendukung memadati jalanan Karur, berdesak-desakan mendekati konvoi Vijay yang melaju lambat.
Kekacauan memuncak ketika kerumunan menerobos barikade polisi, menyebabkan sebagian massa jatuh dan terinjak oleh yang lain. Video amatir yang beredar di media sosial menunjukkan Vijay melemparkan botol air ke arah pendukung yang pingsan, sambil berteriak meminta bantuan aparat.
Menurut laporan awal dari pejabat setempat, korban tewas berasal dari berbagai kalangan usia, dengan delapan anak tak berdosa menjadi korban paling tragis. Sebanyak 58 orang masih menjalani perawatan medis, didukung oleh 44 dokter darurat yang dikerahkan dari distrik Tiruchirappalli dan Salem.
“Kami telah membentuk tim investigasi untuk mengungkap penyebab pasti tragedi ini,” ujar seorang pejabat pemerintah Tamil Nadu, menekankan kegagalan pengendalian kerumunan meski polisi telah membatasi ukuran konvoi dan lokasi acara.
Dampak Politik dan Sejarah Kekacauan Serupa
Vijay, ikon sinema Tamil yang karirnya membentang lebih dari tiga dekade, baru saja meluncurkan TVK sebagai penantang serius bagi partai penguasa DMK dan Bharatiya Janata Party (BJP) milik Perdana Menteri Narendra Modi. Kampanye ini seharusnya menjadi ajang unjuk kekuatan, tapi malah berujung duka massal. Ironisnya, ini bukan pertama kalinya acara Vijay berakhir tragis; pada Oktober 2024, peluncuran partai TVK juga menewaskan enam orang akibat insiden serupa.
Respons cepat datang dari pemimpin negara bagian. Menteri Kepala Tamil Nadu, MK Stalin, menyebut kejadian ini sebagai “Insiden ini sangat menyedihkan” dan langsung mengumumkan kompensasi sebesar 1 juta rupee (sekitar Rp188,9 juta) untuk setiap keluarga korban tewas. Sementara itu, Vijay menyampaikan duka citanya melalui platform X: “Hatiku hancur; aku dalam kesedihan dan rasa sakit yang tak terlukiskan.” Ia menambahkan, “Aku menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga saudara-saudariku yang kehilangan nyawa di Karur. Aku mendoakan pemulihan cepat bagi yang sedang dirawat di rumah sakit.”
Perdana Menteri Narendra Modi juga ikut berduka: “Insiden menyedihkan dalam kampanye politik di Karur, Tamil Nadu, sangat memprihatinkan.” Legislator negara bagian Senthil Balaji melaporkan kepada media bahwa 58 orang kini dirawat di rumah sakit akibat luka-luka yang diderita.
Tantangan Keamanan di Kampanye Politik India
Tragedi ini menyoroti masalah kronis dalam pengelolaan kerumunan di acara politik India, di mana euforia massa sering kali mengalahkan protokol keselamatan. Dengan pemilu lokal Tamil Nadu yang semakin dekat, insiden Karur bisa memengaruhi citra TVK dan memicu tuntutan reformasi keamanan. Pemerintah pusat dan negara bagian kini dihadapkan pada tekanan untuk mencegah pengulangan, termasuk peningkatan pengawasan polisi dan batasan ketat pada ukuran acara.