Sejumlah kecelakaan pesawat terparah di dunia telah mencatat sejarah kelam, merenggut ratusan nyawa dan mengguncang industri penerbangan.
Salah satunya adalah insiden terbaru di Bandara Pearson, Toronto, di mana pesawat Delta Air terbalik saat pendaratan darurat akibat hembusan angin kencang.
Kecelakaan ini menyebabkan delapan orang terluka, tiga di antaranya kritis, serta memicu kebakaran di sayap dan patahnya ekor pesawat. Akibat insiden tersebut, aktivitas bandara sempat lumpuh lebih dari dua jam, sementara penyelidikan masih berlangsung.
Kejadian ini kembali mengingatkan bahwa meskipun teknologi penerbangan semakin maju, risiko kecelakaan tetap ada akibat faktor cuaca ekstrem hingga kegagalan teknis.
Deretan Kecelakaan Pesawat Terparah di dunia
Dalam sejarah penerbangan, terdapat sejumlah kecelakaan pesawat terparah di dunia yang mengakibatkan korban jiwa dalam jumlah besar serta meninggalkan catatan kelam bagi industri aviasi.
Berikut adalah tujuh kecelakaan pesawat paling tragis yang pernah terjadi, menjadi pelajaran berharga bagi dunia penerbangan:
1. Tabrakan Pesawat di New York (1960)
Salah satu kecelakaan pesawat terparah di dunia terjadi pada 16 Desember 1960, ketika pesawat United Airlines Douglas DC-8 bertabrakan dengan Trans World Airlines Lockheed L-1049 di langit New York.
Kecelakaan ini disebabkan oleh kesalahan komunikasi lalu lintas udara, menewaskan 134 orang, termasuk korban di darat.
2. Tragedi Bandara Tenerife (1977)
Kecelakaan pesawat terparah di dunia selanjutnya tak terjadi di udara, melainkan di darat, ketika dua Boeing 747 dari KLM dan Pan Am bertabrakan di landasan pacu Bandara Los Rodeos, Tenerife, akibat kabut tebal dan miskomunikasi.
Tragedi ini menewaskan 583 orang, menjadikannya insiden penerbangan paling mematikan sepanjang sejarah.
3. American Airlines Penerbangan 191 (1979)
Pada 25 Mei 1979, American Airlines Penerbangan 191 jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara O’Hare, Chicago.
Pesawat DC-10 mengalami kegagalan mesin yang menyebabkan kehilangan kendali dan jatuh, menewaskan 273 orang, menjadikannya kecelakaan pesawat paling tragis di Amerika Serikat.
4. Kecelakaan Japan Airlines 123 (1985)
Japan Airlines Penerbangan 123 menjadi kecelakaan pesawat terparah di dunia akibat kegagalan struktur ekor yang menyebabkan pesawat kehilangan kendali dan jatuh di Gunung Osutaka. D
ari 524 orang di dalamnya, hanya empat yang selamat. Tragedi ini menjadi kecelakaan tunggal dengan jumlah korban terbanyak.
5. Ledakan Air India 182 (1985)
Air India Penerbangan 182 hancur di udara akibat bom yang ditanam oleh kelompok teroris Sikh pada 23 Juni 1985.
Ledakan terjadi di atas Samudra Atlantik, menewaskan 329 orang. Kecelakaan pesawat terparah di dunia ini menunjukkan ancaman terorisme dalam penerbangan komersial.
6. Iran Air 655 Ditembak Rudal (1988)
Pada 3 Juli 1988, Iran Air Penerbangan 655 ditembak rudal USS Vincennes, menewaskan seluruh 290 penumpangnya.
AS mengklaim kesalahan identifikasi, namun insiden ini tetap menjadi salah satu kecelakaan pesawat terparah di dunia yang paling kontroversial.
7. Hilangnya Malaysia Airlines 370 (2014)
Kehilangan Malaysia Airlines 370 pada 8 Maret 2014 menjadi misteri terbesar dalam sejarah penerbangan. Pesawat Boeing 777 yang membawa 239 penumpang hilang tanpa jejak di Samudra Hindia.
Ketiadaan bukti konkret memicu berbagai teori konspirasi, menjadikannya salah satu kecelakaan pesawat terparah di dunia yang hingga kini masih menjadi misteri dan belum terpecahkan.