JAKARTA – Migrain bukan sekadar sakit kepala biasa. Gejalanya bisa meliputi mual, muntah, hingga sensitivitas terhadap cahaya dan suara, yang kerap mengganggu aktivitas harian. Selain obat medi, sejumlah bahan alami ternyata dapat membantu meredakan migrain secara tradisional.
Berikut beberapa cara tradisional untuk meredakan migrain:
1. Jahe
Rempah ini dikenal memiliki efek anti-inflamasi dan analgesik.
- Teh jahe: Parut satu sendok teh jahe segar, seduh dalam air panas selama 10 menit, saring dan minum.
- Kunyah langsung: Potong kecil jahe segar dan kunyah saat migrain menyerang.
2. Minyak Lavender
Aromanya menenangkan dan terbukti mengurangi intensitas migrain.
- Aromaterapi: Teteskan ke diffuser dan hirup.
- Pijat: Campur dengan minyak kelapa/zaitun, lalu pijat pelipis dan leher.
3. Peppermint
Efek pendinginan dan relaksasinya membantu meredakan nyeri.
- Teh peppermint: Seduh daun segar/kering selama 10 menit.
- Minyak peppermint: Oleskan ke pelipis dan pijat lembut.
4. Daun Selasih
Mengandung anti-inflamasi dan analgesik.
- Teh selasih: Rebus beberapa lembar daun selama 10 menit.
- Kunyah langsung: Konsumsi daun segar saat migrain muncul.
5. Kafein
Dalam dosis kecil, kafein dapat menyempitkan pembuluh darah dan meredakan migrain.
- Kopi atau teh hitam: Minum secangkir, tapi hindari konsumsi berlebihan.
6. Kayu Manis
Sifat anti-inflamasinya membantu mengurangi nyeri kepala.
- Pasta kayu manis: Campur bubuk kayu manis dengan air, oleskan ke dahi dan pelipis selama 10–15 menit, lalu bilas.
7. Magnesium
Kekurangan magnesium sering dikaitkan dengan migrain.
- Sumber alami: Kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran hijau, dan cokelat hitam.
Tips Pencegahan Migrain
- Hindari pemicu seperti stres, makanan tertentu, atau perubahan cuaca.
- Jaga pola makan dan hidrasi.
- Tidur cukup dan berkualitas.
- Lakukan relaksasi seperti yoga atau meditasi.
Migrain memang mengganggu, tapi dengan pendekatan alami dan gaya hidup sehat, gejalanya bisa dikendalikan. Tetap konsultasikan dengan dokter sebelum mencoba pengobatan tradisional, terutama jika memiliki kondisi medis tertentu.