Tim SAR gabungan memastikan seluruh korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, telah berhasil dievakuasi. Hingga hari kesepuluh operasi pencarian, Senin (2/2/2026), jumlah korban yang ditemukan mencapai 80 kantong jenazah, sesuai dengan data warga yang dilaporkan hilang sejak awal kejadian.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyatakan proses pencarian kini telah mencapai “titik nol”, menandai berakhirnya operasi evakuasi di lokasi bencana.
Bencana longsor tersebut terjadi pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Material tanah dari lereng Gunung Burangrang longsor dan menimbun permukiman warga di tiga kampung, yakni Kampung Pasir Kuning, Kampung Pasir Kuda, dan Kampung Babakan Cibudah, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut.
Hari Kesepuluh Operasi SAR
Pada hari terakhir pencarian, tim SAR menemukan empat kantong jenazah di sejumlah titik berbeda. Ade Dian merinci, satu kantong jenazah ditemukan pada pukul 08.53 WIB di area pencarian A2, disusul penemuan kedua pada pukul 09.14 WIB di area A3.
Selanjutnya, satu kantong jenazah ditemukan pada pukul 11.41 WIB di area B2, dan kantong terakhir ditemukan pada pukul 11.45 WIB.
“Sampai hari ini pukul 11.45 WIB, jumlah korban yang telah dievakuasi sebanyak 80 bodypack. Dengan demikian, pencarian dinyatakan telah mencapai titik nol,” ujar Ade Dian dalam keterangan resminya.
Seiring rampungnya proses evakuasi, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat masih melanjutkan tahapan identifikasi jenazah. Hingga Minggu (1/2/2026) pukul 20.36 WIB, sebanyak 61 jenazah telah berhasil teridentifikasi dari total 77 kantong jenazah yang telah diperiksa, sementara 16 kantong jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.