JAKARTA — PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK), anak perusahaan Pelindo Terminal Petikemas, mencatat pertumbuhan arus peti kemas sebesar 19% pada April 2025. Volume bongkar muat mencapai 1.086.766 TEUs, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 912.680 TEUs.
Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan yang terus tumbuh dari para pengguna jasa terhadap layanan IPC TPK. Selain itu, capaian tersebut juga merupakan hasil dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional, layanan digital, serta memperkuat sinergi dengan perusahaan pelayaran dan pemangku kepentingan pelabuhan.
“Pertumbuhan kinerja ini menegaskan bahwa terminal-terminal kelolaan IPC TPK berperan dalam memastikan kelancaran arus barang di pelabuhan, sekaligus mendukung upaya Pelindo dalam memperkuat rantai pasok nasional,” ujar Pramestie Wulandary, Corporate Secretary & Hubungan Eksternal IPC TPK.
Secara terperinci, peningkatan aktivitas terjadi di hampir seluruh pelabuhan yang dikelola IPC TPK. Wilayah Tanjung Priok 1 mengalami lonjakan sebesar 26,1 persen, disusul Tanjung Priok 2 dengan pertumbuhan 19,1 persen. Di Pulau Sumatra, kinerja Area Panjang melonjak hingga 62,4 persen, Palembang tumbuh 17,9 persen, dan Teluk Bayur naik 50,75 persen. Sementara itu, Area Pontianak di Kalimantan Barat mencatat peningkatan 2,7 persen.
Sebagai bagian dari ekosistem Pelindo pasca-integrasi, IPC TPK berkontribusi dalam misi besar perusahaan induknya, yakni menciptakan konektivitas maritim yang terintegrasi dan efisien. Kinerja positif ini sekaligus memperkuat kebijakan pemerintah dalam reformasi layanan kepelabuhanan dan logistik nasional.
“Kami mendukung penuh arahan strategis Pelindo dan pemerintah dalam mendorong efisiensi logistik nasional. Tugas kami adalah memastikan terminal yang kami kelola berjalan optimal, aman, dan produktif,” jelas Pramestie.
Peningkatan arus peti kemas juga sejalan dengan tren pemulihan ekonomi nasional pada kuartal II 2025. Aktivitas di sektor manufaktur dan perdagangan yang menunjukkan ekspansi, stabilnya ekspor-impor, serta naiknya kebutuhan logistik domestik menjadi pemicu utama lonjakan kinerja IPC TPK.
Dengan fokus pada pelayanan pelanggan, digitalisasi, serta efisiensi operasional, IPC TPK bertekad menjadi mitra strategis bagi pelaku industri dan pelayaran dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional.