JAKARTA – Warga DKI Jakarta diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca pada Selasa, 19 Mei 2026. Berdasarkan prakiraan terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di wilayah Jakarta pada pagi hingga siang hari didominasi kondisi cerah berawan. Namun, memasuki sore hingga malam hari, sejumlah wilayah diperkirakan berpotensi mengalami hujan ringan hingga hujan disertai petir.
Cuaca yang cenderung berubah cepat ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer di kawasan Indonesia bagian barat. BMKG juga mengingatkan adanya peningkatan kelembapan udara dan potensi pertumbuhan awan hujan yang cukup signifikan di beberapa wilayah Jabodetabek.
Jakarta Didominasi Cerah Berawan Sejak Pagi hingga Siang
Secara umum, wilayah Jakarta diprediksi mengalami cuaca cerah berawan sejak pagi hari. Suhu udara berada di kisaran 24 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan cukup tinggi, yakni antara 68 hingga 95 persen. Kondisi tersebut membuat cuaca terasa cukup panas dan gerah, terutama pada siang hari.
BMKG mencatat wilayah Jakarta Pusat diperkirakan mengalami cuaca cerah dengan suhu sekitar 26-32 derajat Celsius. Sementara Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur juga didominasi cuaca cerah berawan sepanjang hari. Adapun Kepulauan Seribu diprediksi mengalami kondisi berawan dengan potensi hujan ringan pada malam hari.
Meski tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem aktif di wilayah Jabodetabek pada pagi hari, masyarakat tetap diminta memantau perkembangan cuaca terkini karena perubahan atmosfer dapat terjadi sewaktu-waktu.
Potensi Hujan dan Petir pada Sore Hari
Memasuki sore hingga malam hari, beberapa wilayah Jakarta dan sekitarnya diperkirakan mengalami hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang. Potensi hujan ini dipicu oleh tingginya kelembapan udara dan suhu permukaan yang cukup panas sejak pagi hari. Kondisi tersebut mendukung pembentukan awan konvektif yang berpotensi memicu hujan disertai petir.
BMKG juga menyebut adanya aktivitas sirkulasi siklonik di beberapa wilayah Indonesia yang turut memengaruhi pola cuaca nasional. Fenomena ini menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan di sejumlah daerah, termasuk kawasan Jabodetabek.
Walaupun intensitas hujan di Jakarta diprediksi tidak merata, warga yang beraktivitas di luar ruangan tetap disarankan membawa payung atau jas hujan. Pengendara motor juga diminta berhati-hati karena jalanan licin dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas saat hujan turun mendadak.
Kelembapan Tinggi Bikin Cuaca Terasa Gerah
Selain potensi hujan, tingkat kelembapan udara yang tinggi menjadi salah satu faktor yang membuat cuaca Jakarta terasa lebih panas dibanding suhu sebenarnya. Pada beberapa wilayah, kelembapan mencapai lebih dari 90 persen terutama pada pagi dan malam hari.
Kondisi ini dapat menyebabkan tubuh lebih cepat lelah saat beraktivitas di luar ruangan. Masyarakat disarankan untuk memperbanyak konsumsi air putih guna menghindari dehidrasi, terutama bagi pekerja lapangan dan pengguna transportasi umum.
BMKG juga mengingatkan bahwa cuaca panas pada siang hari tidak selalu menandakan kondisi stabil. Perubahan cuaca dapat berlangsung cepat akibat pembentukan awan hujan lokal yang muncul pada sore menjelang malam.
Imbauan bagi Warga Jakarta
Dengan kondisi cuaca yang dinamis, warga Jakarta diharapkan tetap memperhatikan informasi prakiraan cuaca harian sebelum bepergian. Aktivitas luar ruangan sebaiknya dilakukan pada pagi hingga siang hari ketika cuaca masih relatif cerah.
Bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan genangan, penting untuk memastikan saluran air tetap bersih agar aliran air berjalan lancar ketika hujan turun. Pengguna kendaraan pribadi juga diimbau memeriksa kondisi ban dan sistem pengereman sebelum melakukan perjalanan saat cuaca mendung atau hujan.
Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan informasi cuaca resmi dari BMKG untuk memperoleh pembaruan cuaca secara real time.
Secara keseluruhan, cuaca Jakarta hari ini diprediksi masih cukup kondusif untuk beraktivitas. Namun, potensi hujan dan petir pada sore hingga malam hari tetap perlu diwaspadai agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.