JAKARTA — Tanggal 19 Mei mencatat sejumlah peristiwa penting yang meninggalkan jejak besar dalam sejarah dunia, mulai dari lahirnya penghargaan tertinggi di Prancis pada era Napoleon Bonaparte, berakhirnya perang antara Meksiko dan Amerika Serikat, hingga momen bersejarah Chelsea saat menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya.
Berbagai peristiwa tersebut tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga memengaruhi perkembangan politik, diplomasi, olahraga, hingga hubungan internasional dunia.
Berikut rangkuman sejumlah peristiwa penting yang terjadi pada 19 Mei:
Napoleon Bonaparte Lahirkan Legiun Kehormatan Prancis
Pada 19 Mei 1802, Prancis membentuk *Légion d’Honneur* atau Legiun Kehormatan, sebuah penghargaan tertinggi yang diberikan kepada individu berjasa bagi negara. Penghargaan tersebut dicetuskan oleh Napoleon Bonaparte saat menjabat sebagai Konsul Pertama Prancis.
Legiun Kehormatan lahir di tengah perubahan besar pasca-Revolusi Prancis yang menghapus seluruh gelar aristokrasi dan simbol kehormatan lama. Napoleon kemudian memperkenalkan sistem penghargaan baru sebagai bentuk apresiasi terhadap jasa militer maupun sipil.
Penghargaan bergengsi itu mengusung motto *“Honneur et Patrie”* yang berarti “Kehormatan dan Tanah Air”. Hingga kini, tanda kehormatan tersebut tetap menjadi simbol prestise tertinggi di Prancis dan bermarkas di Palais de la Légion d’Honneur di Paris.
Meksiko Ratifikasi Perjanjian Hidalgo, Akhiri Perang dengan AS
Peristiwa penting lainnya terjadi pada 19 Mei 1848 ketika pemerintah Meksiko meratifikasi Perjanjian Guadalupe Hidalgo yang mengakhiri perang antara Meksiko dan Amerika Serikat.
Perjanjian itu sebelumnya telah ditandatangani pada 2 Februari 1848 setelah pasukan Amerika Serikat menduduki ibu kota Meksiko. Senat AS kemudian lebih dulu meratifikasinya pada 10 Maret 1848 sebelum akhirnya disahkan pemerintah Meksiko pada 19 Mei tahun yang sama.
Kesepakatan tersebut menjadi salah satu peristiwa paling menentukan dalam sejarah Amerika Utara karena mengubah peta wilayah secara besar-besaran. Melalui perjanjian itu, Meksiko menyerahkan wilayah yang kini menjadi bagian dari negara bagian California, Nevada, Utah, Arizona, dan New Mexico kepada Amerika Serikat.
Kedubes AS di Moskow Digegerkan Penemuan Mikrofon Rahasia
Pada 19 Mei 1964, hubungan Amerika Serikat dan Uni Soviet kembali memanas setelah ditemukan puluhan alat penyadap di Kedutaan Besar AS di Moskow, Rusia.
Sebanyak 40 mikrofon rahasia dilaporkan tersembunyi di berbagai ruangan kantor kedutaan. Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menduga alat tersebut dipasang secara sistematis oleh pihak Uni Soviet untuk memantau seluruh percakapan diplomatik di gedung tersebut.
Penemuan itu mempertegas tensi tinggi Perang Dingin yang saat itu membuat kedua negara adidaya saling melakukan operasi intelijen dan pengawasan rahasia.
Kasus penyadapan tersebut juga menjadi salah satu insiden diplomatik paling menyita perhatian dunia internasional pada dekade 1960-an.
Andrea Pirlo, Maestro Lapangan Tengah Italia, Lahir pada 19 Mei
Dunia sepakbola juga memiliki catatan spesial pada tanggal ini. Andrea Pirlo, salah satu gelandang terbaik dalam sejarah sepakbola Italia, lahir pada 19 Mei 1979 di Flero, Italia.
Pirlo dikenal sebagai pemain dengan visi permainan, akurasi umpan, dan kemampuan mengatur tempo pertandingan yang luar biasa. Kariernya bersinar saat membela sejumlah klub elite Eropa seperti AC Milan dan Juventus.
Bersama AC Milan, Pirlo meraih berbagai gelar prestisius, termasuk trofi Liga Champions. Sementara bersama Timnas Italia, ia menjadi sosok penting saat Gli Azzurri menjuarai Piala Dunia 2006.
Kemampuan Pirlo dalam mengendalikan lini tengah membuatnya dijuluki sebagai salah satu maestro sepakbola modern.
Chelsea Ukir Sejarah Juara Liga Champions Pertama
Tanggal 19 Mei juga menjadi hari bersejarah bagi klub asal Inggris, Chelsea. Pada 19 Mei 2012, The Blues sukses meraih gelar Liga Champions UEFA pertama dalam sejarah klub.
Chelsea memastikan trofi bergengsi Eropa itu setelah menaklukkan Bayern Muenchen melalui drama adu penalti di Allianz Arena, Jerman.
Laga berlangsung sengit. Bayern sempat unggul lebih dulu sebelum Chelsea menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hingga pertandingan memasuki babak tambahan waktu.
Penentuan juara akhirnya harus dilakukan lewat adu penalti. Chelsea tampil lebih tenang dan berhasil menang dengan skor 4-3.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu momen paling emosional dalam sejarah klub London Barat itu, sekaligus mengakhiri penantian panjang mereka untuk menjadi raja Eropa.