JAKARTA — PT PLN memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan berjalan optimal untuk menyukseskan SEA V League 2025 yang digelar di GOR Jakarta Internasional Velodrome pada 16–20 Juli 2025.
Kejuaraan voli antarpelatih Asia Tenggara ini memasuki Leg 2 dengan Indonesia sebagai tuan rumah, setelah sebelumnya dibuka di Filipina.
Komitmen PLN dalam mendukung kelangsungan acara olahraga internasional tersebut diwujudkan melalui penyediaan daya listrik sebesar 345.000 VA yang didukung sistem darurat lengkap.
Dua perangkat penting seperti UPS 500 kVA dan Gardu Bergerak 400 kVA juga disiagakan guna mengantisipasi potensi gangguan teknis.
“PLN berkomitmen penuh untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama SEA V League 2025 berlangsung. Ini adalah bagian dari dukungan kami untuk membawa nama baik Indonesia di kancah internasional,” kata General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin, Sabtu (19/7/2025).
Sebanyak 89 personel teknis diterjunkan untuk memantau sistem kelistrikan selama turnamen berlangsung.
Mereka dijadwalkan bekerja dalam pola shift, memastikan kontinuitas layanan tanpa jeda, dari sesi latihan hingga pertandingan resmi.
Langkah strategis ini turut mendapat apresiasi dari Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), Imam Sudjarwo. Menurutnya, sinergi antara BUMN dan dunia olahraga menjadi fondasi penting dalam menjamin suksesnya agenda internasional.
“Dukungan PLN dalam memastikan kelistrikan yang andal sangat kami hargai. Ini menunjukkan sinergi kuat antara BUMN dan dunia olahraga demi menyukseskan ajang internasional yang membawa nama harum bangsa,” ujar Imam.
SEA V League 2025 di Jakarta merupakan bagian penting dari kalender olahraga Asia Tenggara.
Selain Indonesia, turnamen ini juga diikuti oleh tim-tim dari Thailand, Filipina, Vietnam, dan Kamboja. Event ini terselenggara melalui kolaborasi PBVSI bersama Jakarta Experience Board (JXB).
Sementara itu, Manager PLN UP3 Cempaka Putih, Supriyadi, menjelaskan bahwa pengecekan teknis telah dilakukan secara menyeluruh.
Ia menegaskan bahwa sistem kelistrikan telah melalui tahap uji fungsi, termasuk sistem backup untuk menghadapi kondisi ekstrem.
Keberhasilan menjaga pasokan listrik selama turnamen menjadi bukti nyata transformasi layanan PLN dalam mendukung penyelenggaraan event olahraga berskala internasional di Indonesia.