JAKARTA — Situasi genting terjadi di perairan Talise ketika KM Barcelona VA dilaporkan terbakar hebat saat tengah berlayar dalam rute pelayaran dari Talaud menuju Manado, Minggu siang (20/7).
Insiden ini memicu respons cepat dari TNI Angkatan Laut, yang langsung mengerahkan kekuatan armadanya untuk mengevakuasi penumpang dan mengamankan lokasi.
Dalam misi penyelamatan yang kini masih berlangsung, dua unsur laut milik TNI AL yaitu KRI Pari-849 dan KAL Tedung Selar sudah berada di perairan tempat kejadian.
Kedua kapal tersebut tergabung dalam operasi Search and Rescue (SAR) sebagai respons atas laporan darurat kebakaran di laut yang membahayakan nyawa puluhan penumpang kapal.
Amukan api yang belum diketahui asal muasalnya sempat memicu kepanikan di antara penumpang dan awak kapal.
Suasana tegang melanda kapal yang tengah menempuh rute reguler antarpulau tersebut.
Dalam kondisi darurat itu, KM Barcelona IIIA dan KM Venecian yang berada tidak jauh dari titik kebakaran, langsung bergerak cepat untuk memberi bantuan awal dan mendukung proses evakuasi sebelum unsur militer tiba.
Hingga laporan ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun kerusakan kapal secara keseluruhan.
Proses investigasi atas sumber kebakaran masih dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan TNI AL, Basarnas, dan sejumlah otoritas kelautan.
Sementara itu, tim SAR terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi demi memastikan keselamatan seluruh penumpang.
Tindakan cepat prajurit TNI AL ini menjadi bukti konkret kehadiran militer laut sebagai garda terdepan dalam operasi penyelamatan di laut.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam berbagai kesempatan selalu menegaskan komitmen TNI AL untuk hadir dan membantu masyarakat di tengah bencana, sebagai bagian dari tugas kemanusiaan dan dedikasi terhadap keselamatan bangsa.***