SULUT – Hari ketiga pasca insiden kebakaran Kapal Motor (KM) Barcelona V di perairan Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, dua penumpang masih dinyatakan hilang. Mereka adalah Levi Aiba dan Hamen Langinang, yang hingga kini belum ditemukan meskipun pencarian intensif terus dilakukan.
Keluarga korban, bersama tim SAR, tidak berhenti menunjukkan semangat dan harapan di tengah duka. Arfan Takaliwang, sepupu dari Levi Aiba, mengungkapkan bahwa pihak keluarga diberikan izin oleh tim Basarnas Kota Manado untuk turut serta dalam upaya pencarian yang dilakukan pada Selasa (22/7/2025).
“Saya sepupu dari korban Levi Aiba yang sampai saat ini belum ditemukan. Tadi kami keluarga diizinkan oleh tim Basarnas Kota Manado untuk ikut dalam upaya pencarian,” ungkap Arfan, yang terus berharap agar sepupunya bisa segera ditemukan.
Pencarian dilakukan sejak pukul 08.00 hingga 12.00 Wita, dengan menyisir wilayah laut di sekitar Pulau Talise menggunakan drone yang memiliki jangkauan hingga 5 kilometer. Namun, meskipun pencarian berlangsung selama empat jam, hasil yang diharapkan belum juga tercapai. Keluarga korban tetap berharap agar upaya pencarian dapat terus dimaksimalkan.
Ayah korban, yang juga berhasil menyelamatkan diri dalam insiden tersebut, menyampaikan bahwa Levi terakhir terlihat mengenakan kaus merah muda dan celana jeans hitam saat melompat dari kapal. Informasi ini kini menjadi petunjuk penting bagi tim pencari dalam operasi SAR yang berlangsung secara intensif.
“Kami masih tetap berpikir positif supaya pencarian ini terus dimaksimalkan lagi. Kami tetap berharap sepupu saya, keluarga kami, Levi Aiba, bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat. Ataupun mungkin sudah meninggal, kami tetap menerimanya apapun hasilnya,” ujar Arfan dengan penuh harap.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Manado, George L.M. Randang, menegaskan bahwa pencarian akan terus dilakukan hingga kedua korban berhasil ditemukan. “Kami akan berupaya semaksimal mungkin, dengan harapan korban segera ditemukan dan dikembalikan ke pihak keluarga,” tegasnya.
Seperti yang diketahui, KM Barcelona V terbakar hebat pada Minggu (20/7/2025), saat kapal tersebut sedang berlayar dari Talaud menuju Manado. Kebakaran yang terjadi selama satu jam, mulai pukul 12.00 hingga 13.00 Wita, memaksa ratusan penumpang untuk menyelamatkan diri dengan melompat ke laut. Dari total 580 penumpang, 575 berhasil selamat, tiga orang meninggal dunia, dan dua lainnya masih dalam pencarian.