JAKARTA – PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), anggota holding Indonesia Financial Group (IFG), menegaskan peran strategisnya dalam mendukung ketahanan industri hulu migas nasional.
Melalui pendekatan Risk Management Partnership, Jasindo memimpin pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Asuransi Aset Industri, Sumur, dan Aset LNG SKK Migas – KKKS.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang sosialisasi, melainkan forum kolaboratif yang membahas secara menyeluruh aspek proteksi risiko.
Mulai dari penjabaran mendalam mengenai terms and conditions polis, edukasi alur klaim dari pelaporan hingga pembayaran, hingga sesi sharing session guna meningkatkan kapabilitas risk improvement di sektor hulu migas.
“Jasindo hadir tidak hanya sebagai penyedia asuransi, tapi sebagai mitra strategis yang mendampingi industri dalam memahami, menilai, hingga memitigasi risiko secara menyeluruh. Inilah semangat Risk Management Partnership yang kami usung,” ujar Ocke Kurniandi, Direktur Operasional Asuransi Jasindo.
Sebagai pemimpin konsorsium asuransi aset hulu migas nasional, Jasindo terus memperkuat perannya dalam merancang solusi perlindungan yang adaptif terhadap kompleksitas risiko operasional.
Reputasinya dalam menangani mega-risk dan penyelesaian klaim besar menjadi bukti nyata kapabilitas Jasindo di sektor industri strategis ini.
“Kolaborasi dengan SKK Migas dan KKKS adalah wujud nyata komitmen Jasindo dalam menjaga keberlangsungan operasional aset migas nasional. Ke depan, kami ingin terus memperluas cakupan perlindungan dengan pendekatan yang lebih holistik dan berbasis pemahaman risiko yang kuat,” tambah Ocke.
Seiring meningkatnya peran Indonesia dalam pengembangan industri migas, kebutuhan akan perlindungan risiko yang akurat dan berkelanjutan semakin krusial.
Jasindo berkomitmen untuk menjadi bagian integral dalam upaya tersebut, dengan mendampingi setiap langkah industri menuju ketahanan energi nasional yang andal dan berkelanjutan.***