JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Brazil, Luis Ignacio Lula da Silva, yang merupakan kunjungan kedua Presiden Lula ke Indonesia sejak 2008. Dalam pertemuan intensif yang berlangsung dua bulan setelah kunjungan Prabowo ke Brasilia pada Juli 2025, kedua pemimpin menegaskan komitmen mempererat hubungan bilateral di berbagai sektor.
“Kerjasama antara Indonesia dan Brazil sangat strategis, mengingat kita adalah dua kekuatan ekonomi global south yang terus berkembang,” ujar Presiden Prabowo.
Prabowo menyampaikan bahwa potensi kerja sama ekonomi yang telah ditandatangani mencapai lebih dari 5 miliar dolar AS, sekitar 25 persen dari total investasi Brazil ke Indonesia yang mencapai 20 miliar dolar per tahun.
Selain perdagangan, Prabowo juga menyoroti kemajuan teknologi, pertanian, dan industri pertahanan Brazil yang menjadi fokus kerja sama.
“Kita sudah menggunakan alat pertahanan dari Brazil dan akan terus tingkatkan kerjasama ini,” tutupnya.