JAKARTA – Sebuah pesawat nirawak (drone) milik Israel dilaporkan menjatuhkan granat ke arah patroli Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) di dekat permukiman Kfar Kila. Meski insiden tersebut menegangkan, tidak ada personel yang terluka, demikian keterangan resmi pasukan penjaga perdamaian.
“Sore ini, sekitar pukul 17.45 [14.45 GMT], sebuah pesawat nirawak Israel mendekati patroli UNIFIL yang beroperasi di dekat Kfar Kila dan menjatuhkan granat. Beberapa saat kemudian, sebuah tank Israel melepaskan tembakan ke arah pasukan penjaga perdamaian. Untungnya, tidak ada korban luka atau kerusakan yang terjadi pada pasukan penjaga perdamaian UNIFIL dan aset mereka,” demikian pernyataan UNIFIL pada hari Minggu (26/10/2025) seperti dilansir dari Sputnik.
UNIFIL menyebutkan bahwa insiden ini terjadi tidak lama setelah kejadian serupa di lokasi yang sama, ketika sebuah pesawat nirawak Israel terbang di atas patroli pasukan penjaga perdamaian.
“Pasukan penjaga perdamaian telah menerapkan langkah-langkah pertahanan yang diperlukan untuk menetralisir pesawat nirawak tersebut,” lanjut pernyataan itu.
UNIFIL menegaskan bahwa tindakan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tersebut merupakan pelanggaran terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 sekaligus melanggar kedaulatan Lebanon.