JAKARTA – Perum BULOG melaksanakan salah satu kegiatan strategis dalam mendukung stabilitas pasokan pangan nasional melalui pelepasan pengiriman 48 ribu kilogram beras premium ke Batam. Kegiatan yang dihadiri oleh Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos., S.H., M.Han., dan Direktur Bisnis Perum BULOG, Febby Novita ini dilakukan di Komplek Pergudangan INKOPOU dengan seremoni pemberangkatan beras premium yang terdiri dari dua jenis merek, yaitu Befood Setra Ramos 5 kg dan Befood Punokawan 5kg. Beras tersebut dikirimkan dalam dua tahap: pengiriman pertama sebanyak 24 ton menuju Gudang BULOG Batu Merah Batam, dan pengiriman berikutnya sebanyak 24 ton menuju Gudang BULOG Sungai Raya Karimun.
Rizal dalam sambutannya menjelaskan bahwa pergerakan pasokan ini merupakan bagian dari langkah antisipatif menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru). Berdasarkan kebutuhan wilayah, Pulau Batam memerlukan hampir 1.000 ton beras per bulan. BULOG memastikan ketersediaan stok dalam kondisi sangat mencukupi. “Beras di Gudang BULOG Batam, kami memiliki stok 3.200 ton dan lebih dr 200 ton di Gudang BULOG Karimun. Adapun total ketersediaan stok beras di wilayah Kanwil Riau dan Kepulauan Riau mencapai 19 Ribu ton,” jelas Rizal.
Rizal menegaskan bahwa seluruh proses distribusi dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pangan yang memadai, sekaligus menghindari potensi disinformasi terkait isu impor beras.
Setelah pelepasan pengiriman beras tersebut, jajaran manajemen BULOG melanjutkan agenda dengan melakukan peninjauan langsung kegiatan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) alokasi Oktober – November di Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok dan Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Banpang di Kelurahan Papanggo disalurkan kepada 1.020 Penerima Bantuan Pangan (PBP), sementara Banpang di Kelurahan Marunda memiliki 1.512 PBP.
Bantuan yang diberikan terdiri atas 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng untuk setiap PBP per alokasinya. Dalam peninjauan tersebut, BULOG memastikan bahwa seluruh proses penyaluran berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan, termasuk verifikasi penerima melalui undangan ber-barcode, identitas diri, dan dokumen pendukung lainnya.
BULOG juga melaporkan bahwa realisasi penyaluran Bantuan Pangan untuk periode Oktober–November telah mencapai sekitar 18 persen dari total sasaran nasional sebanyak 18,2 juta PBP.
Rizal menegaskan bahwa BULOG akan terus menjalankan mandat pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat khususnya demi menjamin stabilitas pasokan menjelang Nataru.
“Stok beras pemerintah yang dikelola oleh BULOG saat ini berada pada tingkat yang sangat aman, yaitu 3,8 juta ton, termasuk kesiapan 150 ribu ton beras premium yang tersebar di berbagai gudang besar di Jakarta, Surabaya, Bandung, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan,” tegas Rizal.
Kesiapan tersebut menjadi bukti komitmen BULOG dalam menjaga stabilitas pasokan, khususnya pada periode permintaan tinggi di akhir tahun.