JAKARTA – Video dugaan jambakan terhadap Beckham Putra yang melibatkan kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, memicu kehebohan di media sosial usai laga panas kontra Persib Bandung dalam lanjutan Super League 2026. Setelah ramai jadi sorotan publik, Rizky Ridho akhirnya buka suara dan menyatakan siap menerima konsekuensi atas insiden tersebut.
Pertandingan yang berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026 itu berakhir dengan kemenangan Persib Bandung 2-1 atas Persija Jakarta. Namun, tensi tinggi tidak berhenti setelah peluit panjang dibunyikan. Kericuhan antarpemain pecah di lapangan dan menjadi sorotan luas setelah rekaman video beredar masif di berbagai platform digital.
Dalam video yang viral, terlihat adanya kontak fisik yang melibatkan sejumlah pemain kedua tim. Nama Rizky Ridho menjadi perhatian publik lantaran dianggap terlibat dalam insiden terhadap Beckham Putra. Polemik itu pun memunculkan beragam penafsiran dari warganet maupun pecinta sepak bola nasional.
Menanggapi situasi tersebut, Rizky Ridho memilih memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa, 12 Mei 2026. Bek tim nasional Indonesia itu menegaskan dirinya siap menerima konsekuensi atas insiden yang terjadi di lapangan.
“Adanya insiden itu yang menimbulkan tafsir bermacam-macam, biarlah pihak yang berkepentingan yang menilai dan kami para pemain siap menerima konsekuensinya,” tulis Rizky Ridho.
Pernyataan tersebut langsung menjadi perhatian publik karena dinilai sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus upaya meredam polemik yang berkembang di media sosial. Di tengah panasnya rivalitas Persija kontra Persib yang dikenal sebagai salah satu duel terbesar di sepak bola Indonesia, sikap terbuka Ridho dianggap penting untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Tak hanya itu, pemain berusia muda tersebut juga menegaskan bahwa rivalitas kedua tim hanya berlangsung selama pertandingan berlangsung. Setelah laga usai, hubungan antarpemain disebut tetap berjalan baik tanpa adanya persoalan pribadi.
“Namun yang terpenting dari semua ini, rivalitas hanya terjadi di atas lapangan, selesai semua itu kami para pemain telah menjalin komunikasi dengan baik,” lanjutnya.
Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa tensi panas di lapangan tidak sampai merusak hubungan profesional antar pemain. Di balik kerasnya duel klasik Persija melawan Persib, komunikasi antarpemain disebut tetap terjaga setelah pertandingan berakhir.
Insiden tersebut kini masih menjadi perhatian publik sepak bola nasional. Banyak pihak menunggu langkah lanjutan operator liga maupun komisi disiplin terkait evaluasi terhadap keributan yang terjadi selepas pertandingan.
Laga Persija kontra Persib sendiri memang kembali menghadirkan atmosfer panas sejak awal pertandingan. Duel sarat gengsi itu berlangsung keras dengan intensitas tinggi hingga menit akhir. Kemenangan Persib di kandang lawan semakin menambah tensi emosional, baik di dalam maupun luar lapangan.
Viralnya video keributan pascalaga juga memperlihatkan betapa besar perhatian publik terhadap rivalitas dua klub besar tersebut. Dalam hitungan jam, potongan video insiden langsung menyebar luas dan memicu perdebatan di media sosial.
Meski demikian, pernyataan Rizky Ridho yang menekankan pentingnya menjaga komunikasi antarpemain dinilai dapat meredakan suasana. Sikap tersebut juga menjadi pengingat bahwa rivalitas sepak bola semestinya tetap berada dalam koridor sportivitas.