ABU DHABI – Lando Norris menutup musim panjang Formula 1 2025 dengan meraih titel Juara Dunia setelah finish ketiga di Grand Prix Abu Dhabi pada Minggu (7/12/2025) dalam balapan penuh tekanan di Sirkuit Yas Marina.
Kendati Max Verstappen tampil sebagai pemenang lomba dan Oscar Piastri menyusul di urutan kedua, posisi ketiga sudah cukup untuk membuat Norris unggul dua poin dari Verstappen di klasemen akhir.
Momen keluar dari kokpit menjadi sangat emosional bagi Norris yang tampak menahan tangis setelah perjalanan musim yang ia sebut sebagai salah satu yang paling melelahkan dalam kariernya.
“Saya tidak menyangka akan menangis, tetapi ternyata saya menangis, saya berterima kasih kepada semua orang di McLaren dan orang tua saya yang mendukung saya sejak awal,” ujarnya.
Norris tak lupa memberi penghormatan kepada Verstappen dan Piastri yang disebutnya sebagai rival kuat yang terus memaksanya berkembang sepanjang tahun.
“Sungguh menyenangkan bisa bertarung melawan keduanya, saya juga banyak belajar dari mereka,” ujar pembalap asal Inggris itu.
Gelar ini menempatkan Norris sebagai juara dunia ke-35 dalam sejarah Formula 1 dan menjadi puncak dari perjalanan panjangnya bersama McLaren sejak hampir satu dekade terakhir.
“Ini telah menjadi perjalanan yang panjang bersama McLaren, saya sudah bersama mereka sekitar sembilan tahun, kami melewati begitu banyak masa sulit yang gila dan juga banyak masa baik,” ujar Norris.
CEO McLaren, Zak Brown, ikut merayakan capaian besar tersebut dan menyebut tahun ini sebagai salah satu musim terbaik tim setelah sebelumnya mengamankan gelar konstruktor 2025 dengan beberapa seri tersisa.
Keberhasilan merebut titel konstruktor beruntun semakin lengkap dengan gelar pembalap pertama untuk McLaren sejak era kejayaan Lewis Hamilton pada 2008.
“Sangat memuaskan, dan saya sangat senang untuk tim serta kedua pembalap kami, saya menantikan untuk kembali dan balapan tahun depan,” ujar Zak Brown.
Norris yang memulai debut F1 bersama McLaren pada 2019 saat masih berusia 19 tahun akhirnya menyempurnakan kiprahnya selama tujuh musim dengan merengkuh gelar Juara Dunia 2025.***