ACEH – Pengurus Daerah Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) Aceh menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak banjir di Pidie Jaya, Pidie, dan Aceh Utara. Di tengah proses pendistribusian bantuan tersebut, SATRIA Aceh menemukan kebutuhan mendesak di lapangan: para pengungsi sangat membutuhkan peralatan untuk membersihkan rumah pascabencana.
Ketua PD SATRIA Aceh, Khairil Syahrial, mengatakan bahwa langkah cepat ini bagian dari pelaksanaan instruksi Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, agar seluruh jajaran ikut bergerak membantu masyarakat yang terdampak banjir.
“Aksi kami adalah menjalankan instruksi Ketua Umum Prabowo Subianto, Ketua umum PP Satria, Bambang Hariyadi dan ketua DPD Gerindra Aceh, Fadhlullah untuk bergerak cepat membantu warga. SATRIA Aceh hadir untuk meringankan beban saudara-saudara kita,” ujar Khairil
Sememtara itu, Sekretaris PD SATRIA Aceh, Mahfudz Y. Loethan, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan berasal dari donasi seluruh PD SATRIA se-Indonesia. Pihaknya telah mengantarkan bantuan ke sejumlah titik, mulai dari Meureudu dan Seunong di Pidie Jaya, hingga lokasi banjir di Geumpang dan Tangse, Kabupaten Pidie.
“Kami menyalurkan beras, telur, mie instan, peralatan mandi, obat-obatan, selimut, dan tenda besar. Semua berasal dari solidaritas PD SATRIA se-Indonesia,” jelas Mahfudz.
Namun, berdasarkan hasil dialog dengan para pengungsi, Mahfudz menegaskan bahwa kebutuhan mendesak saat ini adalah peralatan pembersihan rumah.
“Masyarakat sangat butuh kereta sorong, cangkul, sepatu boot, hingga pompa penyemprot air. Ini kebutuhan utama setelah banjir surut,” katanya.
Ia juga mencatat banyak pengungsi mulai mengalami gejala ISPA akibat cuaca lembap dan debu dari puing-puing rumah.
SATRIA Aceh memastikan akan terus memberi dukungan dan menyesuaikan bantuan dengan kondisi riil di lapangan, bekerja sama dengan pemerintah daerah serta relawan lainnya untuk mempercepat pemulihan pascabencana