JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih membatalkan sejumlah perjalanan kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto akibat luapan air di jalur Daop 1 Jakarta, meski proses pemulihan operasional terus dilakukan.
“Pembatalan tersebut dilakukan sebagai langkah kehati-hatian demi menjamin keselamatan perjalanan, seiring masih dilakukannya pemeriksaan lanjutan terhadap sarana dan prasarana yang terdampak cuaca ekstrem dan banjir,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, M As’ad Habibuddin, di Purwokerto, Selasa (20/1/2026) dilansir dari Antara.
Ia menjelaskan, pemeriksaan intensif terhadap prasarana perkeretaapian di lintasan terdampak terus dilakukan, sehingga kondisi operasional mulai menunjukkan perbaikan. Namun, sejumlah perjalanan kereta api yang melintasi wilayah Daop 5 Purwokerto pada Selasa (20/1) hingga Rabu (21/1) tetap dibatalkan sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.
Kereta yang dibatalkan meliputi KA Purwojaya relasi Gambir–Cilacap (50F–51F dan 58F–59F), KA Purwojaya relasi Cilacap–Gambir (56F–53F dan 60F–57F), serta KA Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir (7001A) dan Gambir–Malang (7002A).
Meski demikian, tingkat keterlambatan perjalanan kereta api disebut terus menurun seiring pemulihan pascabanjir. “KAI Daop 5 Purwokerto menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Hak pelanggan tetap kami jamin melalui pemberian service recovery serta pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku,” kata As’ad.
Pelanggan dapat mengakses aplikasi Access by KAI melalui fitur Pusat Bantuan yang terhubung dengan Contact Center KAI 121, WhatsApp 0811-2223-3121, email cs@kai.id, serta media sosial resmi KAI untuk memperoleh informasi terkini terkait perjalanan maupun layanan pengembalian tiket.
Sebelumnya, KAI Daop 5 Purwokerto juga membatalkan perjalanan KA Kamandaka relasi Cilacap/Purwokerto–Semarang Tawang dan Semarang Tawang–Purwokerto/Cilacap pada Minggu (18/1) dan Senin (19/1) akibat banjir di wilayah Daop 4 Semarang. Pembatalan serupa juga terjadi pada sejumlah KA Purwojaya relasi Gambir–Cilacap dan Cilacap–Gambir karena banjir di jalur Daop 1 Jakarta.