JAKARTA — Harga tiket Piala Dunia 2026 menuai kecaman dari para suporter karena dianggap terlalu mahal. Menyikapi protes tersebut, FIFA mengumumkan rencana penurunan harga tiket, terutama sejak babak fase grup.
Dilansir dari ESPN, Kamis (22/1/2026), tiket pertandingan fase grup akan dijual mulai 120 USD (sekitar Rp2 juta). FIFA juga menyiapkan tiket khusus yang dialokasikan ke federasi sepakbola negara peserta dengan harga lebih terjangkau, mulai 60 USD (sekitar Rp1 juta).
Sebelumnya, FIFA menetapkan harga tiket final dengan rentang 180 USD (Rp3 juta) hingga 700 USD (Rp11,8 juta). Untuk laga puncak paling bergengsi, harga melonjak hingga 4.185 USD (Rp70 juta) sampai 8.680 USD (Rp146 juta).
Sistem Penjualan Tiket
- Pre-sale dimulai Oktober 2025.
- Early ticket draw berlangsung sejak 26 Oktober 2025.
- Final draw pada Desember 2025.
- Random selection draw pertengahan Desember 2025.
- Awal 2026, tiket tersisa dijual dengan sistem first come, first served.
FIFA menerapkan sistem harga dinamis: tiket lebih murah di awal, lalu bisa naik mendekati hari pertandingan sesuai permintaan. Bagi penggemar yang sudah membeli tiket dengan harga tinggi, FIFA menjanjikan pengembalian jika harga turun.
Piala Dunia 2026
Turnamen akan digelar pada 11 Juni–19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dengan 16 kota tuan rumah. FIFA menyebut sudah ada 20 juta permintaan tiket sejauh ini.
Keuntungan dari penjualan tiket akan digunakan untuk mendukung pengembangan sepakbola pria, wanita, dan remaja di 211 asosiasi anggota FIFA.
