JAKARTA – Polda Metro Jaya memastikan penanganan kasus penyiraman cairan berbahaya terhadap seorang aktivis menjadi prioritas utama. Penanganan perkara tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas instruksi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang meminta penyelidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel demi menjamin rasa keadilan bagi masyarakat.
Kepolisian saat ini terus mengintensifkan proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik insiden tersebut. Metode scientific crime investigation atau penyelidikan berbasis sains kriminal menjadi pendekatan utama yang digunakan guna mengidentifikasi serta menangkap pelaku.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, Kapolda Metro Jaya telah memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut agar segera terungkap. Tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya kini bekerja di lapangan untuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.
“Bapak Kapolda Metro Jaya telah memberikan atensi khusus agar peristiwa penyiraman cairan berbahaya kepada rekan aktivis ini menjadi prioritas utama. Kami sedang melakukan analisa mendalam berbasis sains kriminalitas. Mari kita beri ruang kepada tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk bekerja cepat segera mengungkap dan menangkap pelakunya,” tegas Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Pos Pengamanan Operasi Ketupat, Minggu (15/3/2026).
Sebagai bagian dari tindak lanjut atas arahan Kapolri, Polda Metro Jaya juga membuka Posko Pengaduan khusus bagi aktivis yang mengalami gangguan atau ancaman. Posko tersebut berlokasi di Lobby Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Selain layanan pengaduan secara langsung, kepolisian juga menyediakan saluran pelaporan cepat melalui Call Center 110 serta hotline 0812-8559-9191 yang dapat diakses masyarakat kapan saja.
Polda Metro Jaya turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu proses penyelidikan dengan memberikan informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Kepolisian memastikan identitas para saksi akan dirahasiakan serta mendapat perlindungan.
“Kepada seluruh saksi yang mendengar, melihat, mengetahui, atau mengalami langsung kejadian ini, kami mohon bantuannya untuk memberikan informasi kepada kami. Kami pastikan perlindungan penuh dan jaminan keamanan bagi setiap saksi yang membantu jalannya penyelidikan ini,” tambahnya.
Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk menangani kasus ini secara profesional dan proporsional. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan perlindungan kepada seluruh warga negara, termasuk para aktivis, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.