JAKARTA – Mercedes menolak permintaan khusus George Russell yang ingin menambah koleksi mobil pribadinya dengan satu unit mobil Formula 1 asli. Keinginan itu disampaikan Russel dalam negosiasi kontrak terbarunya, tapi ditolak karena aturan keuangan ketat dari FIA.
Pembalap berusia 27 tahun itu sebelumnya sudah memiliki Mercedes-AMG One di garasinya. Ia berharap bisa menambah mobil Grand Prix sebagai kenang-kenangan istimewa, tetapi terbentur regulasi.
“Saya sangat ingin mengoleksi mobil Formula 1 saya sendiri,” ujar Russell kepada Auto Motor und Sport yang dilansir Senin (26/1/2026). “Namun, karena batasan biaya, kami hanya memproduksi tiga atau empat monocoque per tahun.”
Russell membandingkan kondisi saat ini dengan masa lalu. “20 tahun yang lalu, ketika pengujian masih boleh dilakukan tanpa batas, setiap tim membuat 15 hingga 20 sasis. Sasis-sasis ini kemudian diganti secara berkala,” katanya.
Ia mengaku kecewa karena permintaannya tidak terpenuhi. “Saya mencoba mendapatkan mobil Formula 1 selama negosiasi kontrak terakhir saya. Namun sayangnya, saya tidak berhasil,” ungkapnya.
Russell bahkan mengusulkan agar aturan produksi sasis bisa diberi pengecualian. “Saya berharap tim-tim dapat menemukan cara untuk memproduksi monokok di luar batas anggaran,” tambahnya.
Menurutnya, komponen lain tidak menjadi masalah. “Kami memiliki cukup banyak komponen lainnya. Setiap pembalap memiliki lima mesin per tahun. Saya yakin Mercedes memproduksi total 60 mesin untuk setiap musim,” jelas Russell. “Kami juga memiliki banyak sayap belakang, sayap depan, dan underbody. Untuk semua komponen lainnya, kami memiliki setidaknya sepuluh set.”
Namun, keterbatasan tetap ada pada inti mobil. “Tapi hanya ada tiga atau empat single-seater. Mungkin saya harus membicarakan hal ini dengan Federasi Otomotif Internasional (FIA),” ujarnya.
Secara performa, musim 2025 berjalan baik bagi Russell. Ia finis di posisi keempat klasemen pembalap, di belakang juara dunia Lando Norris serta rivalnya Max Verstappen dan Oscar Piastri. Dengan regulasi baru yang akan berlaku pada 2026, Russell berharap bisa mengubah keadaan, meski untuk saat ini ia harus puas tanpa mobil Formula 1 di garasi pribadinya.
