BANDUNG – Persib Bandung terus menggebrak bursa transfer paruh musim BRI Liga 1 2025/2026. Setelah resmi memperkenalkan mantan bek Paris Saint-Germain (PSG), Layvin Kurzawa, Maung Bandung kembali mencuri perhatian dengan merekrut bek muda Timnas Indonesia U-23, Dion Markx, pada akhir pekan ini.
Kedatangan Kurzawa, yang dikontrak selama enam bulan hingga akhir musim, sempat menjadi sorotan utama. Namun, di hari yang sama, Persib mengumumkan penandatanganan Dion Markx dengan durasi kontrak 2,5 tahun hingga 2028. Langkah ini menunjukkan komitmen klub untuk tidak hanya mendatangkan pengalaman internasional jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi pertahanan jangka panjang.
Dion Markx, pemain berusia 20 tahun kelahiran Nijmegen, Belanda (29 Juni 2005), bukan nama baru di sepak bola Indonesia. Ia resmi dinaturalisasi menjadi WNI pada Februari 2025 bersama Ole Romeny dan Tim Geypens. Bersama Tim Geypens, Dion sempat diproyeksikan memperkuat Timnas U-23 di SEA Games 2025 di Thailand. Namun, hanya Dion yang akhirnya bergabung dengan skuad Garuda Muda, meski Timnas U-23 gagal meraih hasil memuaskan di turnamen tersebut.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa perekrutan ini berasal langsung dari rekomendasi pelatih kepala Bojan Hodak. Hodak memang membutuhkan tambahan kekuatan di sektor belakang untuk menjaga konsistensi performa hingga akhir musim.
“Coach Bojan Hodak merekomendasikan penambahan pemain di sektor pertahanan,” ujar Adhitia dilansir BolaSport.com dari laman resmi klub.
“Dion adalah pemain muda dengan pengalaman Eropa dan latar belakang Timnas. Ini langkah strategis untuk menambah kedalaman skuad dan menjaga konsistensi performa hingga akhir musim,” tambah Adhitia.
Sebelum bergabung dengan Persib, Dion Markx bermain di kasta kedua Liga Belanda bersama TOP Oss. Ia juga menjalani pembinaan di akademi klub-klub besar Belanda seperti Vitesse Arnhem dan NEC Nijmegen. Pengalaman tersebut membentuk kemampuannya dalam membaca permainan, duel udara, dan penempatan posisi di lini belakang sejak usia dini.
Dengan tambahan dua bek berkualitas ini, Persib berharap bisa memperkuat pertahanan menjelang sisa kompetisi Liga 1 serta persiapan di AFC Champions League Two. Kedatangan Kurzawa membawa aura bintang Eropa, sementara Dion Markx diharapkan memberikan dampak instan berkat usia muda, pengalaman tim nasional, dan adaptasi cepat terhadap sepak bola Indonesia.
Persib kini memiliki opsi lebih variatif di lini belakang dan siap bersaing ketat di papan atas klasemen BRI Liga 1 2025/2026.