BALI – Winger Persib Saddil Ramdani menagih uang yang diduga belum dibayarkan Sabah FC setelah empat tahun membela klub Malaysia tersebut. Tuntutan itu disampaikan Saddil melalui unggahan Instagram setelah meninggalkan Sabah FC pada 2025.
Saddil memperkuat Sabah FC sejak 2021. Selama berada di klub tersebut, pemain asal Indonesia itu menjadi bagian dari skuad yang berlaga di kompetisi sepak bola Malaysia.
Persoalan muncul setelah Saddil meninggalkan Sabah FC pada 2025. Meski hubungan kerja dengan klub telah berakhir, dugaan mengenai belum lunasnya pembayaran gaji justru mencuat melalui pernyataan Saddil di media sosial.
Dalam unggahannya, Saddil menyampaikan tuntutan singkat yang mengarah pada persoalan finansial dengan klub. “Give me my money (Berikan uangku),” tulis Saddil melalui Instagram.
Pernyataan tersebut menjadi isyarat bahwa masih terdapat pembayaran yang menurut Saddil belum diselesaikan oleh Sabah FC. Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti berapa nilai gaji yang disebut belum diterimanya.
Saddil juga belum memberikan penjelasan lebih rinci mengenai periode pembayaran yang dipersoalkan ataupun alasan mengapa kewajiban tersebut belum sepenuhnya diselesaikan.
Di sisi lain, belum terdapat keterangan dari Sabah FC mengenai tudingan yang disampaikan mantan pemainnya tersebut. Karena itu, persoalan mengenai nilai tunggakan maupun penyebab belum tuntasnya pembayaran masih menunggu penjelasan resmi dari kedua belah pihak.
Saddil menghabiskan sekitar empat tahun bersama Sabah FC sejak bergabung pada 2021 hingga meninggalkan klub pada 2025. Periode tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kariernya di sepak bola Malaysia.
Kini, setelah Saddil tidak lagi menjadi bagian dari Sabah FC, persoalan pembayaran yang diisyaratkannya melalui Instagram kembali menjadi perhatian. Unggahan tersebut sekaligus membuka dugaan adanya kewajiban finansial yang belum sepenuhnya diselesaikan klub.
Meski demikian, berdasarkan informasi yang tersedia, belum ada rincian mengenai nominal pembayaran yang dipermasalahkan maupun tanggapan resmi Sabah FC. Penyelesaian persoalan tersebut masih menunggu klarifikasi dari pihak Saddil maupun klub.



